Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

KAI Buka Layanan Rapid Test di Stasiun

Ilustrasi: Istimewa

Penyediaan layanan rapid test di stasiun merupakan bentuk peningkatan pelayanan KAI dalam rangka menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada moda transportasi kereta api.

JAKARTA - KABARE.ID: PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan layanan rapid test Covid-19 (virus corona) seharga Rp85 ribu per tes di sejumlah stasiun bagi pelanggan yang akan naik kereta api jarak jauh. Per Senin (27/7) ini, layanan rapid test bisa diakses di Stasiun Pasar Senen dan menyusul di berbagai stasiun lainnya.

"Layanan ini kami sediakan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan yang akan menggunakan kereta api di masa Adaptasi Kebiasaan Baru. Kami berharap pelanggan kereta api dapat memaksimalkannya," ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam keterangan resminya.

Didiek mengungkapkan inovasi ini adalah hasil dari sinergi BUMN antara KAI dengan PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) melalui anak usahanya PT Rajawali Nusindo.

Layanan rapid test akan tersedia di 12 stasiun, dengan jam pelayanan mulai pukul 07.00 s.d 19.00. Adapun ke-12 stasiun tersebut ialah Stasiun Gambir, Pasar Senen, Bandung, Cirebon, Semarang Tawang, Purwokerto, Yogyakarta, Solo Balapan, Madiun, Surabaya Gubeng, Surabaya Pasarturi, dan Malang.

Pada tahap awal, sambung Didiek, layanan ini baru tersedia di Stasiun Pasar Senen mulai Senin, 27 Juli. Sedangkan untuk stasiun lainnya secara bertahap akan menyediakan layanan rapid test tersebut. Pelanggan yang berhak melakukan rapid test di stasiun ini diharuskan memiliki kode booking tiket KA Jarak Jauh.

Penyediaan layanan rapid test di stasiun merupakan bentuk peningkatan pelayanan KAI dalam rangka menerapkan protokol kesehatan yang ketat pada moda transportasi kereta api.

"Dengan hadirnya layanan ini, diharapkan mobilitas masyarakat dapat meningkat, dengan tetap menjadikan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, selamat, dan seluruh pelanggannya sehat sampai di tujuan," pungkasnya. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post