Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Kadin Dukung Pengusaha Indonesia Berpameran di CIIE 2018

Ketua Kadin Bidang Investasi Dalam Negeri, Reza Maspaitella dalam acara sosialisasi portal Indonesia@ccess di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (3/10/2018). (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

Pendaftaran untuk berpartisipasi dalam pameran China International Import Expo (CIIE) telah ditutup. Namun Kadin memberikan kesempatan kepada pengusaha di seluruh daerah untuk ikut berpameran dalam bentuk digital.

JAKARTA-KABARE.ID: Pemerintah China atas gagasan langsung dari Presiden China, Xi Jinping akan menggelar pameran impor berskala internasional, China International Import Expo (CIIE) 2018 di Shanghai, China pada 5-10 November 2018.

Pameran ini akan diikuti oleh 200 negara di seluruh dunia yang diyakini dapat meningkatkan peluang ekspor antar negara.

Kadin Indonesia Bidang Investasi dan Kadin Indonesia Komite Tiongkok (KIKT) yang dipimpin oleh Dato’ Sri Tahir bersama Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita akan memimpin delegasi pengusaha dari Indonesia untuk mengikuti acara CIIE 2018. Karena keterbatasan tempat, pengusaha asal Indonesia yang bisa mengikuti pameran ini hanya berjumlah 12.

“Di antara 12 perusahaan yang ikut, hanya 8 yang murni perusahaan, sisanya asosiasi (kopi, walet, dll). Kadin kemudian berfikir bagaimana menjebatani para pengusaha di Indonesia agar tetap bisa berpameran dalam bentuk digital,” ujar Ketua Kadin Bidang Investasi Dalam Negeri, Reza Maspaitella dalam acara sosialisasi platform Indonesia@ccess di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (3/10/2018).  

Acara sosialisasi platform Indonesia@ccess di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (3/10/2018). (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Memanfaatkan platform digital Indonesia@ccess milik Kadin, para pengusaha Indonesia yang tidak bisa datang ke CIIE 2018 bisa ikut berpameran dalam bentuk digital. Harapannya peserta pameran CIIE 2018 atau mastarakat China bisa melihat dan bertransaski, baik ketika pameran berlangsung maupun setelah acara.

Dalam sosialisasi yang dihadiri 42 peserta yang terdiri dari Pemkot, Pemda, asosiasi terkait, perusahaan dan UMKM, Reza juga menjelaskan fungsi platform Indonesia@ccess  yang dapat menjembatani para pelaku usaha (petani, nelayan, UKM dan koperasi) di seluruh Indonesia dengan konsumen komoditi lokal dan internasional secara langsung.

“Kadin juga akan membagikan brosur Indonesia@ccess agar masyarakat di sana dapat melihat produk Indonesia yang ada di dalamnya,” kata Reza.

Ketua Kadin Bidang Investasi Dalam Negeri, Reza Maspaitella menjelaskan fungsi platform Indonesia@ccess bagi para pengusaha di Menara Kadin, Jakarta, Rabu (3/10/2018). (Foto: Kabare.id/ Baskoro Dien)

 

Pengusaha yang ingin mendaftar menjadi peserta pameran digital CIIE dapat mendaftar secara gratis di platform Indonesia@ccess.co.id. Selain membatu pengusaha, Indonesia@ccess juga menyediakan informasi terkait perdagangan, investasi, dan pariwisata Indonesia kepada dunia.

"Indonesia@ccess juga menampilkan produk pariwisata, infratruktur, pertanian, dan perikanan. Ini adalah salah satu langkah Kadin membantu gubernur dan walikota agar investor masuk ke daerah,” kata Reza.

Namun satu hal yang harus dicatat, pengusaha yang ingin masuk ke platform Indonesia@ccess adalah perusahaan yang sudah siap ekspor, memiliki surat izin dan kualitas standar produk yang baik. “Tujuannya agar calon pembeli tidak merasa dibohongi atau dikecewakan ketika bertransaksi melalui Indonesia@ccess. Kalau sudah kecewa, bukan saja nama perusahaan itu yang jelek, tetapi juga nama Indonesia,” kata Reza.

Melalui cara ini, Kadin ingin mengajak para pengusaha berpikir besar dan tidak egois, dengan tidak asal menjual barang yang berkualitas jelek. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post