Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Jokowi: Tidak Ada Ruang Bagi Kelompok Kriminal di Tanah Air

Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan terkait penyerangan di Papua. (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas menyatakan, pemerintah tidak memberi ruang bagi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Tanah Air.

JAKARTA-KABARE.ID: Hal tersebut dikatakannya saat memberikan keterangan pers kepada awak media terkait penyerangan dengan penembakan oleh KKB di Papua yang telah mengakibatkan gugurnya pekerja yang tengah bertugas membangun jalan Trans Papua.

“Saya tegaskan bahwa tidak ada tempat untuk kelompok-kelompok kriminal bersenjata seperti ini di tanah Papua maupun di seluruh pelosok Tanah Air,” ujarnya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 5 Desember 2018.

Jokowi mengaku telah memerintahkan jajarannya untuk mengejar dan menangkap seluruh pelaku penyerangan. “Saya juga telah memerintahkan kepada Panglima TNI dan Kapolri untuk mengejar dan menangkap seluruh pelaku tindakan biadab tersebut,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden atas nama rakyat dan negara menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya para pekerja yang bertugas membangun Trans Papua. “Saya atas nama rakyat, bangsa, dan negara menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan dan mari bersama mendoakan agar arwah para pahlawan pembangunan Trans Papua ini diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Baca juga: Jokowi Meresmikan Monumen Kapsul Waktu di Papua

Selain itu, Jokowi memastikan bahwa pembangunan jalan Trans Papua sepanjang kurang lebih 4.600 kilometer yang saat ini tengah berjalan akan tetap dilanjutkan. Ia memastikan, pemerintah akan terus berupaya membangun Tanah Papua dan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Kita juga tidak akan pernah takut. Dan ini malah membuat tekad kita kian membara untuk melanjutkan tugas besar kita membangun tanah Papua,” kata Jokowi.

Presiden juga menjelaskan bahwa pemerintah menghadapi tantangan tersendiri dalam membangun Papua. Medan yang sangat sulit sering membuat para pekerja kesulitan untuk mengangkut logistik dari satu titik ke titik lain.

Tak hanya itu, para pekerja juga tak jarang mengalami kendala karena faktor keamanan. Meski demikian, Jokowi menegaskan bahwa proyek pembangunan Papua akan terus berjalan.

Sumber BPMI

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post