Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Jokowi: Pasar Tradisional Bisa Unggul Jika Dikelola Dengan Baik

Presiden Joko Widodo (kiri) saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) Tahun 2018. (Foto: BPMI)

Pasar rakyat memerlukan perhatian khusus agar bisa bertahan di tengah gempuran hipermarket dan pasar-pasar modern yang hampir ada di semua kota sekarang ini, kata Presiden Joko Widodo.

JAKARTA-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) Tahun 2018. Pembukaan rakernas tersebut digelar di Hotel Arya Duta, Jakarta Pusat, dan dihadiri perwakilan dari pengelola pasar di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Jokowi menceritakan bahwa saat dirinya masih menjadi Wali Kota Solo, sebanyak 29 pasar yang ada di Solo telah direvitalisasi. Pasar-pasar yang sebelumnya kumuh dan kurang tertata diubah menjadi pasar yang lebih nyaman bagi para pengunjungnya.

"Itulah kecintaan saya kepada pasar rakyat. Dibangun semuanya dari pasar yang becek, tidak teratur, tidak rapi, tidak ada tempat parkir, bau, menjadi sebuah pasar yang ada tempat parkirnya, bersih, tertata, tidak bau. Saya kira memang konsumen menghendaki yang seperti itu," ujarnya.

Kemudian, saat menjadi Presiden, angka tersebut melonjak naik. Hingga tahun 2017 pemerintah telah membangun maupun merevitalisasi sebanyak 2.660 pasar di seluruh Indonesia. "Ditambah 2018 kurang lebih 1.500-an. Masih plus pasar-pasar di desa yang telah kita bangun sebanyak 6.500 pasar desa. Meskipun kecil-kecil tapi ini sangat bermanfaat bagi ekonomi di pedesaan," imbuhnya.

Jokowi menaruh perhatian besar bagi keberlangsungan pasar rakyat. Menurutnya, pasar-pasar tradisional merupakan tempat bagi hasil-hasil petani maupun nelayan lokal untuk dijajakan kepada para konsumen.

Selain itu, pasar tradisional apabila dikelola dan dikembangkan lebih jauh memiliki potensi untuk dapat bersaing dengan pasar-pasar modern. Dari sisi harga produk yang diperdagangkan misalnya, pasar tradisional lebih unggul dibanding pasar-pasar modern. (bas)

Sumber BPMI

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post