Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Jokowi: Lembaga Pendidikan Harus Menciptakan Wirausahawan

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai memberikan orasi ilmiah di USU, Senin (8/10/2018). (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak lembaga pendidikan tinggi di Indonesia untuk turut berperan sejak dini mengembangkan sekaligus melahirkan para wirausaha yang mampu menciptakan lapangan kerja.

MEDAN-KABARE.ID: Harapan itu disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan orasi ilmiah dalam rangka Dies Natalis ke-66 Universitas Sumatera Utara (USU) di Auditorium Kampus USU pada Senin, 8 Oktober 2018.

Dalam orasinya itu, Jokowi mengatakan Indonesia memerlukan lebih banyak wirausaha untuk dapat bersaing dengan negara lainnya. Ia menyebut bahwa saat ini, semangat kewirausahaan bangsa kita masih berada pada tahap yang rendah.

"Dalam Global Entrepreneurship Index tahun 2017, peringkat kewirausahaan kita masih di ranking 90 dari 137 negara. Di tingkat Asia Pasifik, peringkat kita ke-16 dari 24 negara. Jumlah inovasi dan paten kita juga masih rendah, yaitu peringkat 87 dari 137 negara. Artinya masih banyak pekerjaan besar yang harus kita selesaikan," kata Presiden.

Banyak cara dapat dilakukan pimpinan universitas untuk mengembangkan semangat kewirausahaan itu di lembaganya masing-masing. Salah satunya ialah dengan membangun ekosistem bagi para wirausaha pemula dan mengembangkan sejumlah skema pembiayaan alternatif bagi mereka.

Meski demikian, Jokowi mengingatkan bahwa semangat kewirausahaan ini tidak selalu berbicara soal keuntungan dan bisnis. Banyak masalah-masalah sosial yang juga harus dipecahkan oleh para wirausaha ini.

"Kewirausahaan tidak selalu semata menghasilkan profit bagi perusahaan, tapi juga melahirkan benefit bagi masyarakat luas. Berusaha menjadi sociopreneur yang memecahkan masalah sosial melalui cara-cara kewirausahaan. Sungguh saya berharap agar pendidikan tinggi mampu meningkatkan perannya dalam pengembangan ekosistem untuk mencetak para sociopreneur," tuturnya.

Oleh karenanya, Presiden meminta lembaga pendidikan tinggi di Indonesia untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus mendukung segala kreasi baru. (bas)

Sumber BPMI

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post