Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Jokowi Ingin Ada Hari Pakai Sarung

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana meninjau Festival Sarung Indonesia Tahun 2019 di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Minggu (3/3) sore. (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo mengapresiasi keragaman sarung yang dimiliki bangsa Indonesia. Ia mengusulkan agar ada hari menggunakan sarung dalam setiap bulan atau setiap minggu.

JAKARTA-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengusulkan ada hari tertentu dalam satu bulan masyarakat Indonesia memakai sarung.

“Bisa seminggu sekali, bisa dua minggu sekali, bisa sebulan sekali. Kita lihat nanti,” kata Presiden Jokowi saat meninjau Festival Sarung Indonesia 2019 di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada 3 Maret 2019.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan, dari beberapa provinsi semuanya memiliki produksi sarung yang tidak dimiliki bangsa lain. Baik berupa tenun, songket, batik, maupun jenis-jenis sarung lainnya.

“Inilah kekayaan budaya kita.. produksi setiap provinsi yang berbeda-beda corak, berbeda-beda motif, berbeda-beda warna, memiliki filosofi-filosofi yang tinggi,” ucap Presiden seraya menambahkan, tinggal semua pihak menentukan pakai sarung di hari apa.

Baca juga: Presiden Panen Raya Jagung di Gorontalo

Pada kesempatan itu, Presiden dan Ibu Iriana kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang dan bersarung warna merah marun. Keduanya sempat meninjau stan-stan yang ada dan menyempatkan mencoba alat tenun sarung bersama perajin tenun asal Gresik.

Sebelumnya, Presiden juga sempat hadir dan menyapa warga di acara Silaturahmi Paguyuban Blangkon dan Selendang Nusantara di Plaza Barat Gelora Bung Karno.

Turut mendampingi Presiden dalam acara ini antara lain, Menko PMK Puan Maharani, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menristekdikti M. Nasir, dan Kepala Bekraf Triawan Munaf. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post