Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Jokowi Ingatkan Dana PKH Digunakan Untuk Pendidikan dan Gizi Anak, Buka untuk Beli Make Up

Presiden Jokowi berdialog dengan penerima PKH, di Pangkal Pinang, Babel, Kamis (14/3) siang. (Foto: Rahmat/Humas Setkab)

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan kepada masyarakat agar dana Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pendidikan dan juga kesehatan, gizi.

BANGKA-KABARE.ID: Presiden Jokowi menyerahkan bantuan 1.200 PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), di STMIK Atma Luhur, Kecamatan Gabek, Pangkal Pinang, Bangka Belitung, Kamis (14/3) siang.

Dalam kesempatan itu, Jokowi mengingatkan kepada para penerima PKH agar menggunakan dana tersebut secara bijak. “Untuk beli seragam sekolah boleh. Beli sepatu sekolah, boleh. Beli ikan, boleh. Beli telur, (juga) boleh,” kata Jokowi.

Kepada para penerima PKH, Jokowi meminta agar anak-anak diberi makan satu butir telur atau satu ekor ikan setiap kali makan. “Jangan, telur satu saja dirajang-rajang jadi 8, jadi 4, jadi 6,” katanya.

“Kita tidak ingin anak-anak kita ini kurang gizi, anak-anak kita ini stunting, kerdil, enggak boleh. Anak-anak kita harus kita beri gizi sebanyak-banyaknya agar sehat, agar pintar, agar cerdas, agar bisa sekolah. Oleh sebab itu, diberikan PKH,” kata Jokowi.

Jangan sampai, lanjut Presiden, PKH untuk beli baju ibunya atau alat make up. Apalagi digunakan untuk membeli pulsa dan rokok.

“Jangan keluar dari situ untuk beli pulsa..,beli rokok tidak boleh.. Tapi diberitahu baik-baik suaminya, pak tidak boleh untuk beli rokok ini untuk anak-anak kita, untuk biar sehat, biar pintar,” pungkas Jokowi.

Tampak hadir dalam kesempatan itu antara lain Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, dan Gubernur Babel Erzaldi Rosman. (rls/bas)
 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post