Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Jokowi Blusukan Hingga Senam Pagi di Tangerang

Presiden Joko Widodo menunjuk dua buah tempe saat melakukan blusukan di pasar tradisional di Tangerang. (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo kembali melakukan blusukan ke pasar tradisional untuk melihat perkembangan harga.

TANGERANG-KABARE.ID: Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali melakukan blusukan ke pasar tradisional. Kali ini, giliran Pasar Anyar, Kota Tangerang, Provinsi Banten yang disambangi Jokowi, pada Minggu, 4 November 2018.

Menariknya, dalam kunjungan ini Jokowi mengendarai sepeda motor Kawasaki W175 hasil modifikasi beraliran tracker dan berwarna dominan hijau.

Sekira pukul 06.15 WIB, bersama Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah, dan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Jokowi mulai mengendarai sepeda motornya dari sekitar Jalan M.H. Thamrin, Tangerang.

Di sepanjang jalan, tak sedikit masyarakat yang antusias menyapa, Jokowi pun membalas sapaan mereka dengan melambaikan tangan dan tersenyum.

Jokowi mengendarai sepeda motor Kawasaki W175. (Foto: BPMI)


Setibanya di pasar sekira pukul 06.33 WIB, Jokowi kemudian berjalan ke dalam pasar untuk mengunjungi para pedagang, antara lain sayuran, buah-buahan, ayam, telur, hingga daging. Tak lupa, Jokowi juga berbincang dengan para pedagang dan bertanya kondisi harga di pasar.

"Yang pertama kita kan ada angka inflasi rendah di bawah 3,5 (persen), saya ingin cek di lapangan. Sama enggak? Setelah cek semua stabil," kata Jokowi selepas peninjauan.

Berdasarkan pengamatannya, beberapa komoditas di pasar harganya stabil. Beberapa bahkan mengalami penurunan, misalnya telur dari Rp30 ribu per kilogram menjadi Rp20 sampai Rp 22 ribu per kilogram. Harga beras bervariasi antara Rp8 ribu sampai Rp12 ribu, tergantung kualitas. Sementara tempe harganya stabil di Rp5 ribu.

Presiden Jokowi memegang petai saat melakukan blusukan di pasar tradisional di Tangerang. (Foto: BPMI)

 

"Beli semuanya. Beli petai, tempe, tahu, ikan. Daging Rp120 ribu. Melinjo, cabai Rp30 ribu, padahal kalau naik bisa Rp80 ribu," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, fluktuasi harga di pasar adalah hal yang biasa. Ia pun berharap tidak ada pihak-pihak yang mengatakan hal yang sebaliknya dengan kondisi harga sebenarnya di pasar.

Setelah blusukan di Pasar Anyar, Jokowi melanjutkan kegiatan dengan mengikuti senam pagi. Acara yang digelar dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-54 ini dipusatkan di halaman Kantor Wali Kota Tangerang.

Presiden Jokowi mengikuti senam pagi. (Foto: BPMI)


Jokowi tiba di lokasi pada pukul 07.47 WIB. Kedatangannya ini disambut oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F. Moeloek dan Gubernur Banten Wahidin Halim. Tepat pukul 08.00 WIB, Presiden yang mengenakan kaos coklat lengan panjang menuju panggung.

"Pola hidup sehat, tidak hanya di Tangerang, tapi di seluruh Tanah Air harus terus kita gelorakan," kata Presiden seusai senam.

Pola hidup sehat tersebut menurut Presiden adalah mengatur pola makan, mengatur pola tidur, dan berolahraga. Tiga hal itu merupakan faktor penting untuk menjaga kesehatan.

"Gerakan hidup sehat ini betul-betul harus didorong agar angka (pengeluaran) BPJS ini turun. Kelihatan kok di situ dari pegangan (catatan) saya, jantung keluar berapa, kanker keluar berapa, kelihatan pola kesehatan kita seperti apa," kata Presiden

Oleh sebab itu, yang paling penting adalah bagaimana kita bisa menjaga pola hidup sehat. Makan kita, istirahat, dan olahraga kita, semuanya kita atur sebaik-baiknya, tandas Jokowi. (bas)

Sumber BPMI

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post