Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Selasa (31/3), 1.528 orang di Indonesia Positif Covid-19, 81 orang sembuh, dan 138 meninggal.
BISNIS

Jelang Perayaan Imlek, Pengrajin Hio Kebanjiran Order

Hio Imlek. (Antara Foto/Lucky R.)

Ribuan hio tergantung siap dipasarkan di tempat produksi rumahan, di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (17/1). Menjelang Imlek 2568 permintaan hio untuk daerah Tangerang dan Jakarta meningkat dua kali lipat dari biasanya.

Tangerang - Menjelang perayaan tahun baru Imlek, pesanan hio atau dupa di sejumlah usaha kecil menengah (UKM) mengalami peningkkatan. Meski pengolahannya terbilang rumit para puluhan pengrajin di tempat produksi rumahan, di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten sangat telaten mengerjakan hio. Mulai dari kayu batangan, cat, dan serbuk kayu kemudian disulap menjadi sebatang hio dengan ukiran seekor naga.

Menurut pengelola, Can Yau Seng, permintaan hio tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Hio tahun baru Imlek ini mencapai dua kali lipat lebih tinggi dari tahun sebelumnya. Penjualan hio bahkan mencapai pulau Kalimantan dan beberapa daerah lainnya,” kata Seng.

Hio merupakan salah satu bahan untuk ritual sembahyang etnis Tionghoa. Hio merupakan simbol dari keharuman nama baik seseorang. Bau wangi yang terbawa angin akan tercium dari tempat yang jauh. Begitu juga dengan perbuatan manusia, bagaikan asap hio yang harum dan memberikan kebahagian kepada orang disekitar.

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post