Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Jelajah Museum, Metode Pembelajaran Sejarah yang Menyenangkan

Pelajar keluar dari kawasan wisata Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Selasa (01/11). (Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko)

Bangunan cagar budaya Benteng Vredebrug yang dibangun pada masa penjajahan Belanda yang kini difungsikan sebagai museum itu menjadi salah satu destinasi wisata sejarah maupun arsitektur andalan di Yogyakarta.

Yogyakarta - Jelajah Museum adalah salah satu cara unik untuk mengetahui sejarah dengan cara menyenangkan. Salah satu museum yang marak dikunjungi oleh wisatawan dalam bentuk jelajah museum adalah Benteng Vredeburg.

Benteng Vredeburg adalah tempat wisata yang kaya akan sejarah. Berbagai koleksinya memberikan informasi penting mengenai sejarah bangunan yang berdiri di jaman penjajahan Belanda.

Benteng Vredeburg pertama kali dibangun pada tahun 1760 atas perintah dari Sri Sultan Hamengku Buwono I dan permintaan pihak pemerintah Belanda yang saat itu dipimpin oleh Nicholaas Harting yang menjabat sebagai Gubernur Direktur Pantai Utara Jawa. Adapun dalih awal tujuan pembangunan benteng ini adalah untuk menjaga kemananan keraton. Akan tetapi, maksud sebenarnya dari keberadaan benteng ini adalah untuk memudahkan pengawasan pihak Belanda terhadap segala kegiatan yang dilakukan pihak keraton Yogyakarta.

Kepala Museum Benteng Vredeburg Zaimul Azzah mengatakan, kegiatan jelajah museum menjadi wahana bagi museum untuk menyampaikan informasi sejarah perjuangan bangsa kepada masyarakat utamanya generasi muda.

"Kegiatan ini merupakan salah satu perwujudan tugas museum sebagai media informasi sejarah," terang Zaimul di Yogyakarta, Selasa (01/11).

Kegiatan ini mampu menghadirkan metode pembelajaran sejarah baru yang tidak menjemukan. Sehingga para generasi muda tertarik dan paham akan sejarah bangsanya. 

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post