Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Jumat (3/4), 1.986 orang di Indonesia Positif Covid-19, 134 orang sembuh, dan 181 meninggal.
SENI BUDAYA

Java Jazz Festival 2020 di Mata Dunia

Foto: Kemenparekraf RI

Tetap berlangsungnya event berskala internasional di tengah merebaknya virus Corona ini membuktikan bahwa Indonesia bisa tetap mempertahankan nuansa aman bagi para pengunjung dunia.

JAKARTA – KABARE.ID: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio menilai terselenggaranya gelaran Java Jazz Festival 2020 menjadi salah satu bukti menariknya event musik Indonesia di mata dunia.

Wishnutama mengaku bangga dengan event yang sudah berlangsung selama 16 tahun ini. Ia berharap ajang ini bisa membantu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus).

"Java Jazz adalah event yang membanggakan. Saya harap penyelenggaraan Java Jazz makin membaik ke depan dan semakin banyak menarik kunjungan baik wisman maupun wisnus," ujar Wishnutama Kusubandio dalam acara konferensi pers peluncuran Jakarta International BNI Java Jazz Festival di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, Rabu (26/2/2020).

Menurutnya, dengan tetap berlangsungnya event berskala internasional di tengah merebaknya virus Corona ini membuktikan bahwa Indonesia bisa tetap mempertahankan nuansa aman bagi para pengunjung dunia.

"Meskipun sekarang di sejumlah negara sedang merebak virus Corona, namun masih banyak yang datang untuk Java Jazz. Ini bukti kalau Indonesia masih dianggap aman oleh wisman," ungkap Wishnutama.

Sementara itu, President Director PT Java Festival Production Dewi Gontha menyampaikan rasa terima kasih kepada para mitra yang sudah mendukung acara.

"Kami sangat senang mengadakan festival ini untuk ke-16 kalinya, dan kami hanya dapat melakukannya karena dukungan dari sponsor dan mitra yang selalu percaya pada konsep festival kami sejak awal," kata Dewi Gontha.

Ia juga menjelaskan bahwa acara ini merupakan ruang berkumpul bersama untuk menikmati musik, game, makan, dan minuman semua dalam satu tempat. Dewi juga mengapresiasi dukungan pemerintah dalam penyelenggaraan event.

"Setelah bertahun-tahun didukung oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif seakan memberikan validasi bagi festival ini untuk melaju ke pasar internasional," ujar Dewi.

Mengangkat tema "Redeem Yourself Through Music", Jakarta International BNI Java Jazz Festival siap menghadirkan sejumlah musisi dunia dan tanah air selama tiga hari, yaitu pada 28 Februari hingga 1 Maret 2020 di JIExpo Kemayoran Jakarta.

Acara ini akan dimeriahkan oleh deretan musisi ternama seperti Harvey Mason "Chameleon", Phil Perry, T-SQUARE, serta artis generasi muda dan sedang naik daun seperti Omar Apollo, Kiana Lede, RINI, Bruno Major, dan The Free Nationals hingga grup musik legendaris The Jacksons.

Kolaborasi dan proyek lainnya yang juga patut disaksikan antara lain adalah 7 Bintang Feat. Deddy Dhukun, Fariz RM, Mus Mujiono, Trie Utami, Yuni Shara, Ita Purnamasari, dan Memes. Ada juga BNI Music Project feat Rizky Febian, Ardhito Pramono, Cantika, Rebecca Reijman, dan Nima Ilayla. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post