Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Jangan Sampai Demo Mahasiswa Ditunggangi Kepentingan Lain

Menristekdikti M. Nasir dicegat wartawan usai bertemu Presiden Jokowi, di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (26/9) siang. (Foto: Jay/Humas Setkab)

Saat aksi demo mahasiswa berlangsung, Menristekdikti datang dan bertanya kepada sejumlah mahasiswa. Ia pun mendapat jawaban bahwa banyak dari mereka mengaku tidak tahu terhadap masalah yang jadi tema aksi unjuk rasanya.

JAKARTA – KABARE.ID: Pemerintah mempersilakan mahasiswa menyampaikan kritik. Namun demikian, pemerintah mengingatkan jangan sampai dalam penyampaian kritik tersebut ditumpangi oleh kepentingan-kepentingan lain.

“Jangan sampai mahasiswa demo ditunggangi oleh orang lain, kepentingan-kepentingan lain,” kata Menristekdikti Mohammad Nasir menjawab wartawan usai diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi), di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (26/9) siang.

Menristekdikti berharap para mahasiswa jangan mau dipengaruhi. Hal ini merujuk pada pertanyaan Menristekdikti kepada sejumlah mahasiswa bahwa banyak dari mereka mengaku tidak tahu terhadap masalah yang jadi tema aksi unjuk rasanya.

“Yang saya tanya pada saat itu, ada yang nggak tahu apa yang didemokan. Mereka hanya ingin itu dibatalkan. Apa yang dibatalkan? Substansinya tidak tahu secara detail. Ini yang perlu kita sampaikan,” kata M. Nasir.

Menristekdikti menilai, aksi unjuk rasa yang dilakukan sebagian mahasiswa itu, ada sebagian yang murni, ada sebagian yang ditunggangi. Menurutnya ada pihak ikut campur di dalamnya.

“Saya perhatikan betul. Saya monitoring sejak sebelum persiapan, pada saat itu. Ada yang failed. Karena saya ikut juga datang. Datang pada mahasiswa. Apa sih yang kamu demokan? Saya tanya. Kalau enggak tahu, ikut-ikutan. Lha ini ada yang gerak,” terang M. Nasir.

Mengenai siapa yang menunggangi, Menristekdikti mengaku tidak tahu. Namun yang terpenting, tegas Menristekdikti, jangan sampai demo membuat kekacauan di dalam negeri ini. “Kita pelihara bersama lah, negara ini dengan baik,” tuturnya. (*/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post