Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Jalan Pagi di Australia, Presiden Ditemani Belasan Duta Toleransi Muda Indonesia

Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana saat berdialog dengan Duta Toleransi Muda Indonesia. (Media Setpres)

Sebanyak 18 pemuda yang tergabung dalam 'Indonesia-Australia Youth Interfaith Dialogue' menemani Presiden Joko Widodo saat melakukan jalan pagi di Australia. Kesempatan itu dimanfaatkan mereka untuk berdialog dengan Presiden.

SYDNEY-KABARE.ID: Ada yang berbeda saat Presiden Joko Widodo melakukan jalan pagi di sekitar The Royal Botanical Garden, Sydney, Australia, pada Sabtu (17/3). Tak hanya didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, dalam jalan pagi kali ini Kepala Negara ditemani sejumlah Duta Toleransi Muda Indonesia.

Sebanyak 18 pemuda yang tergabung dalam 'Indonesia-Australia Youth Interfaith Dialogue' tersebut datang dari sejumlah daerah, mulai dari Lombok, Manado, Bali, Jombang, Kudus, Jakarta, hingga Tasikmalaya. Mereka akan tinggal di Australia selama empat hari sebagai bagian dari peserta program 'Outstanding Youth for the World' Kementerian Luar Negeri.

Saat berjalan santai selama kurang lebih satu jam, para pemuda memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berbincang dan berdiskusi dengan Presiden dan Ibu Iriana. Mulai dari olahraga yang digemari hingga alasan menyukai musik bergenre rock.

"Musik yang memberi semangat karena drum-nya, dug-dug-dug, coba lihat saja, ada yang membawa (pesan) anti korupsi, anti narkoba, perdamaian, diingatkan kita satu saudara loh, kalau dilihat betul mesti ke situ-situ saja," tutur Presiden.

Selain itu, salah satu peserta juga berdiskusi tentang cara merawat kerukunan di Indonesia, yang terkenal dengan keragaman suku, budaya, agama, dan bahasa. Presiden pun memberikan tips kepada para pemuda untuk selalu berfikiran positif.

"Kita ini kalau terbuka, saling bisa menghargai, menghormati, perbedaan-perbedaan yang ada tidak saling mencela, menjelekkan, menyalahkan, semua bisa (rukun)," kata Pesiden.

Agen toleransi

Para peserta 'Outstanding Youth for the World' berfoto bersama Presiden dan Ibu Negara dengan latar Gedung Opera House. (Media Setpres)


Melalui kegiatan 'Outstanding Youth for the World', Presiden berharap para pemuda dapat menjadi agen toleransi yang dapat berbagi pengalaman tentang kehidupan Indonesia yang sangat beragam kepada dunia internasional.

"Yang paling penting mereka saya titipkan agar menjadi agen toleransi, agen perdamaian yang bisa menceritakan mengenai organisasi yang beragam suku, beragam agama, beragam bahasa daerah tapi kita tetap satu menjadi sebuah bangsa besar Indonesia," ujar Presiden kepada para jurnalis usai jalan pagi.

Selain itu, Presiden juga berharap para pemuda mendapatkan pengalaman dan wawasan tambahan terkait dunia luar, khususnya Australia, yang dapat dibagikan di Indonesia. "Jadi anak-anak muda ini biar kenal dengan saudara-saudara mereka yang ada di Australia," ucap Presiden.

Sebelum pulang, tak lupa para peserta 'Outstanding Youth for the World' berfoto bersama dengan latar Gedung Opera House yang menjadi salah satu ikon Australia.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana saat jalan pagi adalah Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno.


Sumber: Media Setpres

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post