Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Jaga Imunitas untuk Mencegah Virus Corona

Ilustrasi: IST

Kekhawatiran yang berlebihan dapat memberi dampak yang tidak baik bagi kondisi tubuh. Salah satunya adalah membuat imun tubuh berkurang.

JAKARTA - KABARE. ID: Mewabahnya virus Corona (Covid-19) ke Indonesia membuat banyak warga di  tanah air panik, padahal terlalu panik justru tidak baik karena akan mempengaruhi imunitas tubuh yang bertugas melawan virus.

Di tengah pandemi seperti saat ini, menurut Spesialis Kedokteran Jiwa Rumah Sakit (RS) Awal Bros Panam, dr Ade Saputra Mulyapranata SpKJ, memang wajar jika masyarakat merasa resah dan khawatir akan kondisi kesehatannya. Kendati demikian, kekhawatiran yang berlebihan juga dapat memberi dampak yang tidak baik bagi kondisi tubuh.

Dokter Ade mengatakan, ketika seseorang mengeluh nyeri atau tidak nyaman pada bagian tubuh tertentu, tetapi setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut didapatkan hasilnya dalam batas normal, itu disebut gangguan psikosomatis.

Selain itu, dr Ade menuturkan, manusia yang sehat harus mencakup empat hal yaitu sehat secara fisik, mental, spiritual, dan sosial. Covid-19 ini juga dapat mempengaruhi mental seseorang. Terlebih informasi yang bertebaran di berbagai platform media juga dapat menjadi pemicu stres.

Di masa saat ini, misalnya, banyaknya informasi yang masuk ke dalam otak tentang Covid-19, jumlah kematian, jumlah terinfeksi yang kian bertambah setiap hari dapat menimbulkan ketakutan. Ketakutan tersebut membuat tubuh merasakan sakit, demam, sesak nafas, dan menimbulkan gejala menyerupai Covid-19. Hal ini dapat berimbas pada menurunnya imunitas tubuh.

"Kecemasan ini bisa menimbulkan stres, kemudian imunitas berkurang, dan beberapa penyakit benar-benar mudah masuk ke tubuh seseorang. Yang lebih bahaya lagi, nanti virus corona ini bisa benar-benar menginfeksi tubuh," ujar dr Ade di Pekanbaru, Rabu (1/4/2020).

Maka dari itu, dr Ade menyarankan agar masyarakat membatasi informasi-informasi yang masuk dan menyaringnya. Memperbanyak informasi positif yang menimbulkan semangat dari dalam tubuh. Selain itu, ia juga menyarankan masyarakat agar mengurangi membaca pemberitaan negatif terkait Covid-19, dan beralih membaca artikel-artikel yang disukai.

Untuk mengatasi kesepian saat berdiam diri atau bekerja dari rumah, ia mengatakan pandemi ini bisa menjadi waktu terbaik untuk berkumpul bersama keluarga di rumah dan menghubungi teman-teman melalui gawai untuk menjaga ikatan silaturahmi, di mana hari-hari biasa selalu disibukkan dengan urusan pekerjaan. Selain itu, membaca buku juga dapat menjadi pilihan untuk memberi asupan jiwa dan mengurangi stres.

"Mumpung tidak boleh ke mana-mana, perbanyak membaca buku, melakukan hobi yang bisa dilakukan di rumah, jangan lupa berdoa, dan selalu bersyukur," katanya. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post