Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Industri Sepatu Indonesia Nomor Empat di Dunia dari Sisi Kapasitas

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di sentra pembuatan sendal dan sepatu Ciomas, Bogor. (Antarafoto/Yulius Satria Wijaya)

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengunjungi sentra pembuatan sepatu dan sandal di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (3/1). Dalam kunjungannya Menperin melakukan dialog dengan pengusaha sepatu terkait masalah IKM dan melakukan tinjauan langsung untuk melihat kualitas dalam negeri.

Bogor - Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengawali 2017 dengan berkunjung ke sentra produksi industri kecil menengah yang memproduksi alas kaki di Ciomas, Bogor. Pada kesempatan itu, Airlangga berdialog dan melakukan temu usaha dengan pelaku IKM alas kaki di Desa Mekar Jaya dan Desa Parakan, Kecamatan Ciomas, Bogor.

"Industri sepatu Indonesia itu nomor empat di dunia dari segi kapasitas. Sehingga, industri sepatu menjadi pusat perhatian pemerintah," kata Airlangga di Bogor, Selasa (3/1).

Menurut Airlangga, IKM alas kaki mampu menyerap cukup banyak tenaga kerja, dengan karakteristik jumlah pekerja di setiap satu unit usaha sekitar 1-19 orang. Berdasarkan data BPS pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 15, IKM alas kaki tergabung dalam kelompok IKM penyamakan kulit dan produk kulit.

"Penyerapan tenaga kerja pada masing-masing sektor, sebanyak 51% terserap di IKM alas kaki, disusul 46% di IKM produk dari kulit dan sisanya 3% di IKM penyamakan kulit," jelas dia.

Airlangga meminta agar IKM alas kaki di Ciomas, Bogor, dapat terus meningkatkan kualitas produksinya, baik dari segi bahan baku, hingga desain yang mengikuti tren terbaru. "Desain itu penting. Jadi, sepatu yang diproduksi bisa mengikuti tren masa kini, sehingga semakin diminati konsumen," pungkasnya.

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post