Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Indonesia@ccess Bawa Produk UMKM Indonesia ke Afrika Selatan

Duta Besar RI untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi saat mengunjungi booth Indonesia@ccess di pameran Africa's Big 7. (Foto: Indonesia@ccess)

Sejumlah produk UMKM Indonesia diboyong ke Afrika Selatan dalam rangka mengikuti pameran makanan dan minuman Africa's Big 7 yang diselenggarakan di Johannesburg pada 23-25 Juni 2019 lalu.

JAKARTA-KABARE.ID: Indonesia@ccess, one-stop portal untuk perdagangan, pariwisata, dan investasi dari Valdo Group membawa produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia berpameran di Africa's Big 7.

Africa's Big 7 adalah pameran produk makanan dan minuman terbesar di Afrika Selatan yang diselenggarakan di Gallagher Convention Center, Johannesburg pada 23-25 Juni 2019 lalu. Kehadiran Indonesia@ccess di pameran itu didukung oleh Indonesian Trade Promotion Centre di bawah Kementerian Perdagangan RI.

Produk UMKM yang ditampilkan oleh Indonesia@ccess antara lain: kerupuk, sambal, kopi organik (robusta dan arabika), minyak kelapa, gula aren, aneka produk jamu, teh jahe, agar-agar, daging kepiting, tepung roti, rendang, dan rempah nusantara seperti kayu manis, cengkeh, dan buah pala.

Susan Kartolo, Product Sourcing Indonesia@ccess mengatakan, produk yang ditampilkan di pameran itu berasal dari 13 UMKM yang telah bergabung dengan platform Indonesia@ccess, antara lain Mia Chia, Finna, Helmig’s, Suwe Ora Jamu, Asa Coffee, Bangflo, Kamboti, Inaco, Uninam, Tanihood, Sea Prime, Rempah Nusantara, dan Primera.

“Antusias dan respon masyarakat Afrika Selatan sangat bagus terhadap produk UMKM asal Indonesia,” kata Susan saat ditemui Kabare.id di Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Hal itu tidak terlepas dari keinginan masyarakat dan pemerintah Afrika Selatan untuk memperbaiki perekonomian yang sedang turun. “Banyak orang-orang Afrika Selatan mengubah profesinya ke entrepreneurship, sehingga banyak yang datang untuk melihat produk apa saja yang bisa diimpor sesuai dengan segmen pasar yang mereka mau,” ujar Susan.

Bukan hanya makanan dan minuman

Sejumlah produk UMKM Indonesia yang dibawa oleh Indonesia@ccess di pameran Africa's Big 7. (Foto: Indonesia@ccess)


Selama pameran berlangsung, booth Indonesia@ccess telah dikunjungi lebih dari 200 pengunjung. Salah satu di antaranya adalah Duta Besar RI untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi. Bahkan Bapak Dubes Salman turut membantu mempromosikan produk UMKM Indonesia.

Ruth E.S. Tarigan Business Process Indonesia@ccess mengatakan, antusias masyarakat Afrika terhadap produk UMKM Indonesia sangat baik, khusunya produk healthy food. “Mereka sangat tertarik dengan produk yang kami tampilkan karena berbeda dengan produk yang ditawarkan oleh exhibitor lainnya,” ujar Ruth.

Bahkan keinginan untuk membeli produk Indonesia tidak hanya terbatas tentang makanan dan minuman, tetapi juga produk furnitur dan fashion. “Uniknya, meskipun ini pameran tentang makanan, mereka juga banyak menanyakan produk lain seperti produk kayu dan fashion,” ujar Ruth.

Makanan tradisional Indonesia

Duta Besar RI untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi berbincang dengan salah satu pengunjung saat mengunjungi booth Indonesia@ccess di pameran Africa's Big 7. (Foto: Indonesia@ccess)


Kejadian unik juga terjadi saat tim Indonesia@ccess mendemontrasikan cara memasak makanan tradisional menggunakan produk Rempah Nusantara. Karena tidak disediakan kompor untuk memasak oleh pihak penyelenggara, mereka terpaksa menggunakan rice cooker.

“Ya kita demontrasikan menggunakan rice cooker. Masukan semua bahannya, mulai dari ayam, sayur, bumbu Rempah Nusantara dan sedikit santan. Masakannya jadi dan ternyata enak,” kata Ruth.

Ruth mengatakan, respon masyarakat sangat posistif saat mencicipi masakan tersebut. “Apa yang kita masak habis. Bahkan ada satu visitor yang tertarik untuk membeli rice cooker karena bisa menghasilkan makanan enak,” kata Ruth diiringi tawa.

Berkat demontrasi itu pula, salah satu visitor asal Afrika yang memiliki istri orang Nusa Tenggara Timur berkeinginan untuk membuka usaha katering setelah melihat demo tersebut.

Target

Deena Naidoo, MasterChef pertama Afrika Selatan (tengah) bersama tim Indonesia@ccess. (Foto: Indonesia@ccess)


Nathalie Nemmers, Product Sourcing Indonesia@ccess mengatakan, dengan mengikuti pameran Africa's Big 7 pihaknya berharap produk UMKM Indonesia bisa dikenal dunia.

“Kita promosikan apakah ada orang Afrika yang mau membeli produk UMKM Indonesia. Kita harus memastikan, apalagi keadaan ekonomi di Afrika sedang menurun tetapi banyak orang yang ingin membuat bisnis. Karena bisnis makanan dewasa ini sedang hits, di manapun bukan hanya di Indonesia saja,” ujar Nathalie.

Apalagi, kata Nathalie, di Afrika belum banyak platform online seperti halnya di belahan dunia lainnya. “Mereka juga belum terlalu melek digital, jadi masuknya Indonesia@ccess di Afrika Selatan bisa dikatakan tepat waktu,” katanya.

Setelah membawa produk UMKM di Afrika Selatan, Indonesia@ccess berencana akan memperkenalkan kekayaan produk-produk Indonesia di pameran “Pacific Exposition 2019” di Selandia Baru. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post