Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Indonesia Serahkan Bantuan Kesehatan Untuk Palestina

Foto: Kemenlu RI

Bantuan yang diberikan berupa Klinik Mata dan Klinik Telinga Hidung dan Tenggorokan.

PALESTINA-KABARE.ID: Indonesia melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyerahkan bantuan berupa Klinik Mata dan Klinik Telinga Hidung dan Tenggorokan kepada Medical Aid for Palestinian (MAP) Clinic, Yordania di kamp pengungsi Palestina di Talbiyah pada tanggal 21 April 2019.

“Kita berkumpul di sini bukan untuk sumbangan, tetapi kita di sini demi solidaritas untuk saudara-saudara kita di Palestina“, demikian sepenggal pernyataan Pangeran Hassan bin Talal pada acara peresmian penyerahan bantuan kemanusiaan, sebagaimana dikutip laman Kemenlu, Rabu (24/4).

Di hadapan tamu undangan yang terdiri dari para philanthropies donatur, tokoh masyarakat pengungsi Palestina, dan ratusan tamu undangan, Pangeran Hassan menegaskan bahwa kehadiran Baznas di kamp pengungsi tidak hanya sekedar untuk memberikan bantuan namun lebih terpanggil karena tingginya rasa solidaritas bangsa Indonesia kepada bangsa Palestina dan juga hubungan yang erat dengan Kerajaan Yordania.

Ia berharap kerjasama ini akan terus berlanjut dan berkembang sehingga keberkahannya dapat dirasakan seluruh umat.

Dubes RI Amman, Andy Rachmianto, mengemukakan bahwa bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Palestina ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari dukungan Indonesia kepada perjuangan Palestina dalam memperoleh kemerdekaan.

Secara khusus, Dubes RI menyampaikan penghargaan yang tinggi atas respon pemerintah Yordania terhadap inisiatif dari lembaga-lembaga non pemerintah yang berkeinginan berbagi kepada para pengungsi yang memerlukan.

KBRI Amman juga sangat mengapresiasi peran langsung Baznas yang bekerjasama dengan JHCO (Jordan Hashemite Charity Organization) dalam mendukung kegiatan diplomasi kemanusiaan yang dicanangkan Presiden Joko Widodo sebagai salah satu bentuk pelaksanaan politik luar negeri RI.

“Bentuk kerjasama Baznas dengan JHCO ini kiranya dapat dijadikan model bagi negara-negara lain dalam meringankan beban pengungsi Palestina,” ujar Dubes Andy.

Baznas yang diwakili oleh Komisaris Irsyadul Halim, menekankan bahwa kepedulian masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina sangatlah tinggi. Untuk itu, Baznas memfasilitasi masyarakat Indonesia yang gemar berbagi dan menyalurkannya kepada pengungsi Palestina di Yordania.

Pada tahap awal ini, kerjasama Baznas dengan JHCO lebih mengutamakan sektor kesehatan melalui pembangunan klinik dan pengadaan obat-obatan yang didistribusikan melalui 3 unit klinik yang dikelola MAP Yordania di kamp pengungsi Gaza, kamp pengungsi Hattien, dan kamp pengungsi Talbiyah.

Penyerahan bantuan kemanusiaan ini merupakan tindak lanjut kerjasama antara Baznas dengan JHCO yang telah ditandatangani tanggal 8 Oktober 2018 di Jakarta yang disaksikan langsung oleh Menteri Luar Negeri RI Retno LP Marsudi dan Menteri Luar Negeri Palestina Riad Malki.

Baznas telah mendistribusikan bantuan sebesar USD 150.000 yang merupakan dana kemanusiaan telah diserahkan melalui Dubes RI Amman pada tanggal 7 Januari 2019 lalu berupa bantuan obatan-obatan kepada MAP clinic yang berada di kamp pengungsi Gaza di Jerash.

Selain dengan JHCO, Baznas juga bekerjasama dengan UNRWA (United Nations Relief and Works Agency for Palestine Refugees in the Near East). Dalam tahap awal telah disalurkan bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia sebesar USD 150.000.

Program kerjasama yang sedang digalang Baznas dengan UNRWA saat ini lebih menitikberatkan kepada program pendidikan. Penggalangan pengumpulan dana masyarakat Indonesia untuk membantu pendidikan anak-anak pengungsi Palestina ini akan segera diluncurkan sebelum Ramadhan bulan depan. (rls/bas) 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post