Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Indonesia Raih 34 Medali di Kejuaraan Daya Ingat Internasional di Singapura

Tim Indonesia meraih 34 medali di kejuaraan daya ingat internasional di Singapura. (Foto: Kemdikbud

Indonesia berhasil meraih 34 medali pada Kejuaraan Daya Ingat Internasional, Asia Open Memory Championship di Singapura. Dari 34 medali, tim Indonesia berhasil meraih 12 medali emas saat bersaing dengan 143 peserta lainnya.

JAKARTA-KABARE.ID: Tim Olimpiade Memori Indonesia berhasil meraih 12 medali emas, 13 medali perak, dan 9 perunggu pada Kejuaraan Daya Ingat Internasional, Asia Open Memory Championship di Singapura, yang digelar pada 29-30 September 2018.

Dilansir dari laman Kemdikbud.go.id, pelajar Indonesia juga berhasil menyapu bersih Juara Umum 1, 2, dan 3 di kategori Junior melalui Shafa Annisa Rahmadani di posisi pertama diikuti Fathimah Aiko dan Aisha Nadine.

Selain medali, Tim Indonesia melalui Fathimah Aiko, Aisha Nadine, dan Rania Azzahra juga berhasil meraih gelar Grandmaster of Memory dengan jumlah ingatan minimal 600 angka dan 6 dek kartu dalam 30 menit, 1 dek kartu di bawah 120 detik, serta 50 kata.

Pencapaian rekor ingatan fantastis juga berhasil dibukukan, antara lain Farah yang mampu mengingat 118 Wajah dan Nama acak dalam waktu 15 menit, Aisha Nadine berhasil mengingat 1941 digit angka biner acak dalam 30 menit, Shafa Annisa yang nyaris memecahkan rekor dunia dengan mengingat 331 gambar, 280 angka, dan 50 tanggal masing-masing dalam 5 menit.

Selain itu, Amira Tsurayya juga berhasil membukukan rekor terbaiknya dengan mengingat 185 kata dalam 15 menit sekaligus bersama kedua rekannya Fathimah Aiko dan Kinanti Wening Asih menyapu bersih juara 1, 2, dan 3 di cabang ini.

Pada hari ke-2 kompetisi, Shafa kembali menambah perolehan medali lewat cabang Spoken Numbers dengan mengingat 100 angka acak dalam 100 detik dan 1 dek kartu dalam waktu 47 detik.

Dengan total 34 medali tersebut, Indonesia berhasil bersaing dengan 143 peserta lainnya. Tim Olimpiade Memori Indonesia juga sebelumnya sudah menjuarai kompetisi daya ingat internasional di Filipina dan Korea pada tahun 2018. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post