Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Indonesia Promosikan Kuliner di Sydney

Gastrodiplomasi bersama Nick ​Molodysky di Australia, Sabru (19/1/2019). (Foto: Kementerian Luar Negeri)

Konsul Jenderal RI Sydney, Heru Hartanto Subolo mengtakan bahwa promosi makanan khas Indonesia di Australia secara tidak langsung berkaitan dengan promosi budaya Indonesia, dan pada gilirannya berkontribusi promosi pariwisata Indonesia.

AUSTRALIA-KABARE.ID: Sabtu pagi (19/1/2019), Wisma Indonesia di Rose Bay, Sydney, Australia dipadati lebih dari 150 orang pecinta kuliner Indonesia. Mereka antusias untuk menyaksikan demo masak sekaligus peluncuran buku “Masak Bareng Nick! Aneka Jajanan Pasar Klasik dan Variannya” bersama Selebgram Nicholas Molodysky.

“Hari ini saya akan demonstrasikan dua jenis jajanan pasar, yaitu Lumpia Udang Asam Manis dan Kue Ku,” ujar Nick didampingi isteri dan dua orang relawan yang membantunya dalam demo masak tersebut.

Semua bahan untuk membuat kedua jenis jajanan ini, dan 12 jenis makanan lainnya terdapat dalam bukunya yang dapat dibeli di toko-toko Indonesia dan Asia di Australia. “Jadi setelah belajar masak bareng saya, Ibu Bapak bisa langsung praktekkan di rumah,” ujarnya.

Kegiatan yang bertujuan mempromosikan kuliner, khususnya jajanan khas Indonesia di Australia ini terselenggara atas kerja sama antara Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI Sydney), Dharma Wanita Persatuan (DWP) KJRI Sydney, Indonesian Trade Promotion Centre (ITPC) Sydney, Indonesian Business Council (IBC) Sydney, dan House of Indonesia.

Baca juga: Tari Tradisional Hingga Kuliner Nusantara Meriahkan Pameran Pariwisata di Norwegia

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Konsul Jenderal RI Sydney, Heru Hartanto Subolo. Dalam sambutannya, Konjen Heru mengatakan bahwa makanan merupakan kebutuhan mendasar manusia yang tidak mengenal perbedaan suku, agama, dan budaya.

Ia juga menyampaikan bahwa promosi makanan khas Indonesia di Australia secara tidak langsung berkaitan dengan promosi budaya Indonesia, dan pada gilirannya berkontribusi promosi pariwisata Indonesia.

“Karena berbicara budaya Indonesia, pariwisata Indonesia, berarti berbicara juga mengenai makanan khas daerah-daerah di Indonesia,” tandas Konjen Heru. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post