Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Indonesia Gelar Pameran “Bali Behind the Scenes" di Belanda

Foto: KBRI Den Haag

Perkembangan pariwisata yang pesat mendatangkan konsekuensi bagi Bali. Hal inilah yang berusaha disampaikan dalam pameran “Bali Behind the Scenes” yang bisa dinikmati pengunjung Tropenmuseum selama satu tahun.

BELANDA – KABARE.ID: Indonesia melalui KBRI Den Haag menggelar pameran yang menampilkan sisi dinamis kebudayaan Bali di Tropenmuseum, Belanda mulai 13 Februari 2020 hingga 10 Januari 2021. Pameran bertajuk “Bali Behind the Scenes" ini menampilkan peninggalan sejarah Kerjaan Badung, Tabanan dan Klungkung.

Acara tersebut dibuka dengan penampilan Tari Condong dan diiringi dengan musik khas Bali. Tarian tersebut berbeda dari tarian lain karena menggambarkan penari yang terus menerus dililit plastik hingga pada akhirnya sang penari menangis dan tidak mampu menari lagi.

“Seni dan kreativitas mengubah dunia lebih cepat daripada politik. Permasalahan sampah plastik dapat menghambat seni dan kreativitas tersebut bagi masyarakat Bali," kata Duta Besar Indonesia untuk Belanda I Gusti A. Wesaka Puja dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare, Rabu (19/2/2020).

Dalam pameran ini seniman dan aktivis Bali, Made Bayak menyoroti persoalan sampah plastik melalui seni plastikologi-nya. Sementara itu, pemuka agama Hindu, Ida Dalem Parama Diksita lebih menunjukkan upaya melestarikan tradisi dan ritual yang telah lama ada.

Sedangkan I Dewa Ayu Putu Evayanti, yang bekerja di industri pariwisata, mengambil fokus tentang bagaimana ia melihat masa depan sebuah pulau di tengah pembangunan dan urbanisasi.

Bali menawarkan paket wisata yang lengkap bagi para wisatawan. Alam yang permai, tradisi unik nan sakral, serta keramahan yang ditawarkan selama bertahun-tahun berhasil memikat hati para wisatawan hingga menjadikan Pulau Dewata sebagai destinasi populer, bahkan salah satu yang paling digemari di seluruh dunia.

Kendati demikian, tidak dapat dinafikan bahwa perkembangan pariwisata yang pesat mendatangkan konsekuensi bagi Bali. Hal inilah yang berusaha disampaikan dalam pameran “Bali Behind the Scenes” yang bisa dinikmati pengunjung Tropenmuseum. (*)

 

Sumber: KBRI Den Haag

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post