Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

INAMAFEST 2016 Diikuti 217 Karya Animasi Anak Bangsa

Para Pemenang InamaFest2016 di Jakarta. (Dokumentasi InamaFest 2016)

Penghargaan tingkat nasional khusus untuk karya-karya animasi Indonesia tahun 2016 digelar pada Minggu (4/12) di Hotel Grand Kemang Jakarta. Terhitung 217 karya animasi yang masuk dari seluruh Indonesia meramaikan INAMAFEST 2016.

Jakarta - Sejak pendaftaran peserta dibuka 27 Oktober lalu, terhitung 217 karya animasi yang masuk dari seluruh Indonesia, masing-masing dibagi dalam beberapa kategori yang dilombakan pada Indonesia Animation Festival (InamaFest) 2016. Karya yang masuk tersebut kemudian diberi penilaian secara kuantitatif dengan penilaian oleh 12 orang juri. Setelah jumlah karya mengerucut, dilakukan penilaian secara kualitatif melalui hasil diskusi tim juri. Karena karya animasi yang masuk baus-bagus, ini membuat tim juri kesulitan menentukan pemenang.

“Akhirnya demikianlah hasilnya seperti yang kita ketahui bersama-sama malam ini. Untuk tahun depan, kami dari tim juri mengharapkan karya-karya yang masuk jauh lebih bagus lagi dari tahun ini.” terang Indra Jaya yang menjadi ketua tim juri InamaFest 2016.

InamaFest 2016 ini adalah yang pertama dilakukan dengan mengumpulkan banyak kreator animasi dan para pemilik Intellectual Property (IP) Right Animasi, ini sesuai dengan tema yang diusung yaitu Let’s Become Family. Lance Mengong selaku Ketua InamaFest 2016 menuturkan bahwa ini merupakan usaha untuk merayakan prestasi para kreator animasi Indonesia.

Beberapa pemenang InamaFest 2016 antara lain Setengah 5 (Oky Gho) pada kategori Animasi Terbaik Profesional, Aquiescence (Fieranny Halita) sebagai Animasi Terbaik Non Profesional, Kategori Animasi Terbaik Supporting Iklan: Nyam Nyam Promo (Manimonki), Kategori Animasi Terbaik Pelajar/Mahasiswa: Reform (Odena Animation), Kategori Desain Produksi Animasi Terbaik: Escape (Enspire), Kategori Desain Karakter Animasi Terbaik: Plentis Kentus (Patrick Effendy), Kategori Sutradara Animasi Terbaik: Nj*ng (Stephanie), Kategori Musik Animasi Terbaik: Different (Gerald), Kategori Cerita Animasi Terbaik: Wacthenstaad (Fajar Ramayel) dan Kategori Editing Animasi Terbaik: Different (Gerald).

Lance Mengong mengatakan bahwa masih ada lagi satu penghargaan yaitu Anugerah Pengabdian Animasi Indonesia yang pada tahun ini dianugerahkan pada almarhum Gotot Prakosa atas pengabdian dan kerja kerasnya untuk kemajuan animasi Indonesia, yang diwakili oleh putra beliau Lembayung.

Selain malam penghargaan yang menjadi puncak kegiatan InamaFest 2016, sejak jam 10:00 WIB pagi tadi di tempat yang sama juga digelar berbagai macam workshop yang berkaitan dengan animasi. Mulai hal-hal teknis seperti bagaimana membuat strong pose character untuk animasi 3 dimensi, sampai hal-hal yang berkaitan dengan industri animasi secara luas seperti bagaimana “mencuri” ide kreatif dari Korea Selatan, cara memanfaatkan dunia digital sebagai pasar potensial, jejaring konten lokal, sampai mengenai hak atas kekayaan intelektual (HAKI) dan perlindungan hak cipta dari sisi hukum kepada pemilik intelectual property.

Della Yuanita

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post