Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Ikan Arsik, Kuliner Khas Toba yang Menceritakan Siklus Kehidupan

Ilustrasi: ikan arsik. (shutterstock)

Kuliner ikan arsik sering disebut juga Dekke Na Niarsik atau ikan mas yang dimasak terus-menerus sampai kuahnya kering. Tujuannya agar si bumbu meresap ke dalam ikan. Selain mempunyai nama yang unik, "story telling" tentang ikan ini juga menarik untuk disimak.

MAKASSAR-KABARE.ID: Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber bahan makanan, khususnya ikan. Salah satu kuliner yang terkenal adalah ikan arsik yang kaya rempah dan cerita.

“Ikan arsik adalah kuliner tradisional khas Toba. Kulinernya kaya dengan bumbu dan rempah. Makanan ini juga punya citarasa tinggi,” kata pakar kuliner, Lucky Suherman, dalam sebuah acara di Trans Studio Mall, Makassar, Minggu (9/12).

Lucky menjelaskan, ikan arsik atau na niarsik sangat penting dalam upacara adat Batak. Kuliner ini terkait dengan siklus kehidupan. Jumlah ikan yang dihadirkan dalam tiap hantaran punya makna tersendiri.

“Satu ekor diperuntukan bagi pasangan yang baru menikah. Tiga ekor bagi pasangan yang baru mempunyai anak. Lima ekor untuk pasangan yang baru mempunyai cucu. Tujuh ekor diperuntukan bagi pemimpin bangsa Batak. Itu adat mereka,” katanya,

Baca juga: Tempe Produk Indonesia yang Mendunia

Kuliner satu ini juga punya aturan yang diatur adat. “Tidak sembarang orang bisa memberikan na niarsik. Hanya hula-hula atau kerabat dari pihak istri saja yang boleh memberikan, baik itu orang tua kandung, saudara laki-laki pihak istri, atau komunitas marga pihak istri,” paparnya.

Jenis ikan yang dimasak juga tidak bisa sembarangan. Harus jenis ikan mas terbaik yang boleh disajikan. Warnanya juga harus merah. Soal bumbu? Setidaknya ada 16 macam bumbu dalam masakan tersebut. Beberapa di antaranya hanya bisa ditemui di Tanah Batak. Itulah sebabnya, ikan arsik punya citarasa yang khas.

“Ada pengaruh andaliman, kecombrang, dan bawang Batak yang memberikan cita rasa khas dan hanya ditemui di Tanah Batak,” jelas Lucky.

Hal itu juga yang membuat ikan arsik potensial diperkenalkan sebagai kekayaan kuliner khas Toba. “Makanan Batak termasuk punya sejarah yang amat panjang, itu bagian dari budaya dan jadi daya tarik bagi wisatawan asing,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam kesempatan terpisah.

“Bila kebetulan libur akhir tahun di sana, silakan cicipi ikan arsik. jangan sampai kehilangan momentum," tandas Menpar Arief Yahya. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post