Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

IHSG Turun 0,12% di Hari Pertama Tahun 2017

Wapres Jusuf Kalla Membuka Perdagangan Saham 2017. (Antara Foto/Sigid Kurniawan)

Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka perdagangan saham hari pertama 2017 di BEI, Jakarta, Selasa (3/1). Indeks Harga Saham Gabungan dibuka turun tipis 6,3 poin atau 0,12% ke level 5.290,39 di hari pertama tahun 2017.

Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla  secara resmi membuka pasar saham hari pertama di 2017. Di hari pertamanya  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di posisi 5.290,39 atau turun 0,12% dari penutupan perdagangan kemarin yang berada di posisi 5.296,61. Minimnya sentimen positif diperkirakan masih menekan laju IHSG awal tahun ini.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan pelaku pasar saham melanjutkan aksi lepas saham, sehingga berdampak negatif terhadap laju IHSG pada awal tahun ini.

"Pada awal perdagangan, sebagian pelaku pasar masih memanfaatkan aksi ambil untung terhadap saham-saham domestik yang harganya dinilai masih tinggi," kata Reza, di BEI, Jakarta, Selasa (3/1).

Reza menambahkan, kendati demikan pelemahan yang terjadi tidak banyak mengganggu optimisme investor terhadap fundamental industri pasar modal mengingat perekonomian nasional yang masih cukup kondusif.

Sementara Menteri Keuangan, Sri Mulyani dalam kesempatan yang sama meminta seluruh pelaku pasar modal, baik emiten, Self Regulatory Organization (SRO) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), bersama-sama berupaya meningkatkan rasa memiliki masyarakat terhadap pasar modal.

"Pasar modal bisa menjadi wahana demokratisasi perekonomian Indonesia, maka itu perlu melakukan policy menciptakan dorongan agar masuk bursa merupakan sesuatu yang mudah dan bukan sesuatu yang ekslusif, ini membutuh kerja keras semua," katanya.

Sri Mulyani menegasakan, pemerintah juga akan terus mendukung pasar modal, salah satunya dari sisi kebijakan ekonomi, agar pelaku pasar modal dan perusahaan semakin maju dan berkontribusi kepada pembangunan nasional.

Editor: Baskoro

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post