Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Gubernur Papua Barat Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Pegunungan Wondiboi

Foto: Kabartimur.com

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengajak masyarakat Kabupaten Teluk Wondama terus menjaga kelestarian hutan dan lingkungan di kawasan Pegunungan Wondiboi.

WASIOR – KABARE.ID: Pegunungan Wondiboi sendiri berstatus cagar budaya alam dengan biogeografis yang unik karena berada di antara gunung – gunung di daerah Kepala Burung dan Pegunungan Tengah Pulau Papua.

Luas kawasan lindung ini adalah 73.022 hektar yang membentang dari bagian utara Teluk Wondama hingga ke selatan. Arealnya mencakup 4 distrik, yakni Distrik Teluk Duiri, Wasior, Wondiboi, dan Rasiei.

Letaknya berada persis di belakang kawasan pemukiman kota Wasior menjadikan Pegunungan Wondiboi laksana raksana yang menjaga Teluk Wondama.

“Dari pesawat tadi saya lihat ke belakang, gunung (Pegunungan Wondiboi) ini masih hijau luar biasa, laut juga biru. Pembangunan di kabupaten ini bersandar pada gunung di belakang ini”.

“Untuk itu mari kita jaga alam, jaga hutan. Kita birukan langit, kita hijaukan bumi. Kita tinggalkan mata air untuk anak cucu kita. Jangan kita tinggalkan air mata untuk mereka,” demikian pesan Gubernur Dominggus saat menutup Pameran Otonomi Khusus Provinsi Papua Barat di Wasior, Selasa (26/11/2019).

Lebih lanjut, Gubernur Papua Barat itu juga mengungatkan semua pihak termasuk kepala daerah agar memanfaatkan sumber daya alam di masing – masing wilayah mereka dengan bijaksana. Sehingga tidak berdampak pada kerusakan lingkungan.

“Mana yang kita gunakan untuk membangun pemukiman, mana yang kita pakai infrastruktur, berkebun, atau menanam. Kita jaga dan lestarikan supaya tetap hijau, supaya tidak menimbulkan bencana bagi kita semua,” ujarnya.

Untuk diketahui, sesuai data dari Indonesian Forest, Cagar Alam Pegunungan Wondiboi menyimpan 169 jenis burung, 55 diantaranya terbatas hanya pada elevasi di atas 1.000 meter.

Beberapa di antaranya merupakan burung endemic, seperti Astrapia nigra, Protia sefilata, Amblyornis inornatus, Melipotes gymnopus, dan Rallicula leucopsila. Terdapat pula 3 jenis kanguru pohon, satu jenis walabi hutan, kuskus ekor kait, dan 3 jenis tikus berkantung. (*)

 

Sumber: Kabartimur.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post