Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Gowes Wisata jadi Daya Tarik Baru Kabupaten Kuningan

Pesepeda sedang mengikuti kegiatan Gowes Wisata Kuningan. (Foto: dok. Kemenpar RI)

Pemerintah Kabupaten Kuningan baru saja menggelar kegiatan Gowes Wisata atau bersepeda santai mengelilingi Waduk Darma Kuningan. Kegiatan itu diharapkan menjadi daya tarik baru bagi sektor pariwisata di wilayah Kuningan.

KUNINGAN-KABARE.ID: Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Anang Sutono mengatakan bahwa Jalur Gowes Wisata Kuningan berada di objek wisata Waduk Darma untuk mempromosikan destinasi tersebut.

Peserta Gowes Wisata diikuti oleh 6000 orang terdiri dari 138 klub sepeda di Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Rute ajang sepeda santai tersebut merupakan jalur lintasan yang digunakan untuk kompetisi sepeda internasional Tour de Linggarjati (TDL) Kuningan dengan jarak tempuh 15 km. “Selama gowes, para peserta melintasi desa-desa wisata dan bisa menikmati pemandangan alam di sekitar Waduk Darma Kuningan,” kata Anang dalam keterangan resmi Kemenpar, Minggu (28/4).

Alat musik angklung ditampilkan dalam kegiatan Gowes Wisata tersebut dengan peserta dari berbagai sanggar, komunitas, dan pelajar daerah Jawa Barat. Sejumlah penampil juga mempertunjukan kolaborasi apik diantaranya JEI angklung, Rita Tila, Angklung Orcestra SMAN 3 Kuningan dan D’Calungs. Tak kalah menarik, yaitu pertunjukan Angklung Internasional How to Play dari 5 negara yaitu Madagaskar, Ukraina, Uzbekistan, Jepang, dan Filipina.

Seorang Bapak mengajak anaknya bermain angklung di Festival Angklung Gowes Wisata Kuningan 2019. (Foto: dok. Kemenpar RI)


Bupati Kuningan, Acep Purnama, mengatakan bahwa angklung merupakan salah satu alat musik khas Jawa Barat yang bisa menjadi daya tarik kunjungan wisatawan. Ia mengaku sedang mempersiapkan pertunjukan angklung kelas dunia.

Selain itu, Kabupaten Kuningan juga akan dikembangkan sebagai pariwisata berbasis alam yang dipadukan dengan daya tarik kesenian daerah. "Kami akan mengembangkan wisata alam, rencananya kami akan membangun sebuah jembatan yang kalau kita berjalan di atasnya, kita seolah berjalan di atas air," jelas Acep.

Sebagai lokasi wisata, Kabupaten Kuningan unggul secara akses, yakni dekat dengan Bandung dan Bandara Internasional Kertajati Majalengka yang sudah diresmikan tahun lalu. Selain angklung, alat musik khas yang ada di Kuningan yakni calung. Pemda Kabupaten Kuningan pun sedang mendesain pementasan calung akbar yang akan dimainkan oleh remaja putri. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post