Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Garuda Layani Penerbangan Singapura-Bandung

Peresmian rute baru Garuda Indonesia: Singapura-Bandung , Minggu (2/12/2018). (Foto: Kemenpar)

Maskapai Garuda Indonesia telah resmi membuka rute Singapura-Bandung dengan frekuensi terbang sebanyak 4 kali seminggu. Armada yang digunakan adalah B737-800NG berkapasitas 150 kursi kelas economi dan 12 kursi kelas bisnis di setiap penerbangannya.

BANDUNG-KABARE.ID: Direktur Niaga Garuda Indonesia, Pikri Ilham Kurniansyah mengatakan, pembukaan rute ini adalah komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan perekonomian Kota Bandung, khususnya, dalam menggerakkan sektor pariwisata, perdagangan dan investasi.

“Adapun layanan penerbangan ini nantinya kami harapkan akan mempermudah akses para wisatawan internasional menikmati keragaman budaya Bandung. Kami optimistis dibukanya layanan penerbangan ini dapat memaksimalkan potensi kunjungan wisatawan Bandung di tahun-tahun mendatang,” kata Pikri dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare.id, Selasa (4/12/2018).

Rute penerbangan Bandung-Singapura akan diberangkatan dari Bandar Udara Internasional Husein Sastra setiap hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu, menggunakan nomor penerbangan GA 844 pada pukul 12.50 WIB dan akan tiba di Singapura pada pukul 15.55 waktu setempat.

Sementara, penerbangan Singapura-Bandung akan berangkat dari Bandara Internasional Changi Singapura, menggunakan nomor penerbangan GA 845 pada pukul 11.00 waktu setempat dan akan tiba di Bandung pada pukul 12.00 WIB.

Baca juga: Pawai Budaya sampai Pasar Kuliner Tradisional Siap Ramaikan Kongres Kebudayaan Indonesia 2018

“Kota Bandung dikenal sebagai creative and fashion city terkemuka di Indonesia yang tentunya menjadi potensi tersendiri bagi kunjungan wisatawan asing," papar Pikri.

Sebelumnya, Garuda Indonesia sudah melayani empat rute penerbangan dari dan ke Bandung, antara lain Bandung-Surabaya, Bandung-Denpasar, Bandung-Bandar Lampung-Palembang, dan Bandung-Surabaya.

“Dioperasikannya rute Bandung-Singapura ini juga kami harapkan dapat menyediakan pilihan ragam penerbangan. Terutama melalui akses langsung penerbangan dari Singapura yang dikenal sebagai salah satu pusat perekonomian di Asia Tenggara," pungkas Pikri.

"Singapura merupakan salah satu hub internasional paling ramai sekaligus juga hub terdekat ke Indonesia. Dengan adanya penerbangan langsung dari Singapura, Bandung merupakan tujuan liburan singkat yang sempurna," tambah Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Infrastruktur Pariwisata Judi Rifajantoro.

Baca juga: Menghidupkan Budaya Dongeng, Nivea Gelar Drama Musikal Dongeng Pohon Impian

Hal senada disampaikan Plt Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani. Ia mengatakan, masa depan pariwisata Bandung dan Jawa Barat akan cerah. Apalagi Jawa Barat segera mempunyai KEK Pangandaran dan Sukabumi.

"Kawasan wisata Jawa Barat dijagokan meraih jumlah kunjungan wisman yang besar. Apalagi didukung destinasi yang tertata rapi berkelas internasional, terawat indah sustainable, dan masyarakat yang semakin sejahtera oleh pariwisata. Ini yang akan kita wujudkan," ujar Giri.

Sementara itu Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan, kolaborasi Kemenpar dan Garuda sebenarnya sinergi yang pas. Menpar mengatakan bahwa pariwisata membutuhkan connectivity, dan negara kepulauan seperti Indonesia membutuhkan airlines.

“Garuda juga tidak bisa berdiri sendiri. Kalau berdiri sendiri, Garuda tidak akan bisa mengalahkan Qatar Airlines, Emirates Airlines dan Etihat Airlines yang disupport pemerintah, dalam bentuk investasi atau subsidi untuk kepentingan airbridge atau jembatan udara,” tandas Menpar asal Banyuwangi itu. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post