Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Film Indonesia Diputar di Festival Film Cannes 2019

Ilustrasi: Pixabay

Meskipun tidak ada film Indonesia yang masuk dalam seleksi festival Film Cannes ke-72, terdapat dua kali pemutaran film Indonesia, yakni Kucumbu Tubuh Indahku karya Garin Nugroho dan empat film pendek produksi VIU Indonesia.

PRANCIS-KABARE.ID: Festival Film Cannes ke-72 kembali diselenggarakan pada tanggal 14 - 25 Mei 2019 di Palais des Festivals, Prancis.

Meskipun tidak ada film Indonesia yang masuk dalam seleksi festival, terdapat dua kali pemutaran film Indonesia, yakni Kucumbu Tubuh Indahku (Memories of My Body) karya Garin Nugroho dan empat film pendek produksi VIU Indonesia, yakni Gala Guna-Guna (Magic Ballad), Kelambu(Mosquito Net), Miu Mai (Here We Come), dan Kebaya Pengantin (The Wedding Gown)

Kehadiran film Indonesia dan Viu di acara tersebut difasilitasi oleh KJRI Marseille. KJRI Marseille juga mengundang Badan Perfilman Indonesia (BPI) dan PT Mitra Andalas Visual untuk melakukan pertemuan dengan Vanessa Kuzay selaku Manajer Proyek Komisi Perfilman Pemerintah Kota Marseille dan Marianne Carpentier selaku Kepala Pengembangan Studio Post & Prod.

Selain itu, pertemuan juga dilakukan dengan presiden asosiasi pengusaha dan profesional di wilayah French Riviera, George Kasiliyake.

Delegasi dari BPI juga membangun booth selama festival berlangsung dalam rangka mempromosikan 21 film pendek hasil produksi VIU Indonesia.

VIU merupakan platform konten film dan televisi over the top yang beroperasi di 18 negara di Asia, dengan jumlah pelanggan mencapai jutaan orang di Indonesia.

Sebagai tindak lanjut dari hasil pertemuan tersebut, delegasi Indonesia mengundang Marianne Carpentier untuk menghadiri Akatara Indonesian Film Financing Forum yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 19 hingga 22 September 2019 mendatang.

Acara ini merupakan kesempatan bagi para calon investor asing untuk mempelajari lebih banyak tentang dunia perfilman di Indonesia, sehingga diharapkan dapat terbentuk berbagai kerjasama baru. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post