Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Jumat (3/4), 1.986 orang di Indonesia Positif Covid-19, 134 orang sembuh, dan 181 meninggal.
SENI BUDAYA

Film Bali: Beats of Paradise Tayang di Bioskop Terbesar Dunia

Salah satu adegan di film Bali: Beats of Paradise. (youtube)

Film Bali: Beats of Paradise kembali mengharumkan nama Indonesia. Setelah Gala Premiere, film karya sineas anak bangsa Livi Zheng itu tayang di Superplex G Theater 21, Lotte World Mall, Seoul, Korea Selatan, Minggu, (31/3).

SEOUL–KABARE.ID:  Superplex G Theater 21 bukanlah bioskop sembarangan. Bioskop ini dinobatkan Guinness World Records, sebagai teater dengan layar terbesar di dunia. Sebelumnya, trailer film ini sempat tayang di Seoul Sky yang juga dinobatkan sebagai bangunan tertinggi di Korea Selatan.

Gala Premiere film yang dibesut di Amerika dan Bali ini mendapatkan animo yang luar biasa dari masyarakat Korea Selatan. Terbukti, teater berkapasitas lebih dari 600 tempat duduk itu dipadati penonton.

Bahkan, para penonton rela antre sejak satu jam sebelumnya. Di antara yang hadir tampak duta besar dari berbagai negara, pejabat pemerintahan Korsel, dan CEO dari berbagai perusahaan besar Korea Selatan.

Baca juga: Atmosfer Indonesia Menyelubungi Mesir

Livi Zheng yang turut hadir dalam Gala Premiere menjelaskan bahwa film ini bertutur tentang perjalanan sepasang seniman dari Bali yang bermimpi memperkenalkan gamelan ke dunia internasional.

Beberapa musisi dunia pun ikut ambil bagian di film ini. Sebut saja Judith Hill, yang merupakan penyanyi dan pencipta lagu asal California, dan juga I Wayan Balawan, gitaris jazz Indonesia yang berasal dari Bali dan terkenal dengan touch tapping style-nya.

"Saya semakin terinspirasi dan mendalami gamelan saat menyutradarai film ini. Saya akan terus mengangkat kebudayaan dan seni Indonesia di panggung dunia,” kata Livi Zheng dalam kementerian Pariwisata, Senin (1/4/2019).

Baca juga: Alunan Gamelan Iringi Peragaan Busana di Moskow

Film yang akan tayang serentak di seluruh jaringan Lotte Cinema di Korea Selatan selama seminggu penuh ini memang pantas mendulang decak kagum. Sejak trailer film tersebut ditayangkan di Seoul Sky, banyak pihak menantikan penayangannya di bioskop-bioskop di Korsel. Tak ayal, Superplex G Theater menyambut hangat Gala Premiere film tersebut dilaksanakan di sana.

Hebatnya lagi, bukan hanya sineas asal Tanah Air, Duta Besar RI untuk Korea Selatan, Umar Hadi, juga ikut terlibat dalam penggarapan film ini. Dia mengambil posisi sebagai produser bersama Bankir Julia Gouw.

“Saya beruntung bertemu dengan Livi Zheng dan Bankir Indonesia di Amerika Julia Gouw yang punya hasrat sama yaitu mempromosikan Gamelan.. Saya ingin Gamelan semakin dikenal di mancanegara dan terus diajarkan dan diwariskan ke generasi muda kita,” ujar Dubes Umar Hadi yang memulai penggarapan fllm ini saat dirinya masih menjabat sebagai Konjen RI di LA.

Baca juga: Konser Gamelan dan Tari Indonesia Pukau Publik Wellington

Budaya Indonesia yang cukup dikenal di Korea Selatan turut membuat film ini dinikmati masyarakat yang menontonnya. “Amazing Film! Saya jadi makin suka gamelan dan kebudayaan Indonesia. Saya merekomendasikan film ini untuk ditonton," ungkap Youngsil Park salah satu penonton yang merupakan warga Korsel.

Ada juga Jacob Choi, warga Korsel lainnya yang memberikan penekanan lain. “Film ini sangat berbeda dan mengesankan. Perpaduan budaya Indonesia dan Amerika menghadirkan rasa tersendiri. Film ini menjadi salah satu gerakan film Asia yang sangat baik,” ujarnya.

Film Bali: Beats of Paradise serentak ditayangkan mulai tanggal 15 April 2019. Film ini diharapkan semakin membuat Indonesia dikenal di Korea Selatan. Harapan yang sama juga diungkap Young Choi, Rektor Dong-ah Institute of Media and Arts yang turut hadir menonton. “Film ini membuat saya jatuh cinta lagi dengan Indonesia, terutama dengan Bali,” pungkasnya. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post