Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Fifi Pianti, Anak Petani yang dapat Beasiswa Bidikmisi Kuliah Kedokteran di Unpad

Fifi Pianti, anak petani yang dapat beasiswa bidikmisi kuliah kedokteran di Unpad. (Foto: Dok. Unpad)

Jika ditanya soal cita-cita, Fifi Pianti (penerima beasiswa Bidikmisi) mengatakan dengan mantab ingin menjadi dokter. Namun saat SMA, ia hampir pesimistis menggapai cita-citanya karena kondisi perekonomian keluarga.

JAKARTA-KABARE.ID: Padahal Fifi merupakan siswa yang berprestasi. Sejak kelas X hingga XII, Fifi selalu meraih peringat pertama. Ia juga punya banyak prestasi di berbagai kompetisi di luar sekolah.

“Dokter memang sudah cita-cita saya dari kecil, tapi karena memang karena keadaan ekonomi jadi terhambat. Saya sadar tanpa adanya bantuan, saya pasti tidak akan mampu untuk sekolah di situ,” ujar Fifi dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare, Kamis (23/5).

Orang tua Fifi adalah seorang petani di Kecamatan Kalipuncang, Kabupaten Pengandaran. Sehari-harinya sang Ayah menjadi petani penyadap nira dari pohon kelapa milik tetangganya. Air nira yang diperoleh tersebut, kemudian diolah bersama Ibu Fifi menjadi gula merah.

Hasil penjualan gula merah tersebut kemudian mereka bagi hasil bersama pemilik pohon. Fifi mengungkapkan, penghasilan orang tuanya tidak lebih dari Rp400 ribu per minggu. “Kalau di kampung kan harga gula merah masih belum terlalu mahal, masih rendah,” ungkap lulusan SMAN 1 Pangandaran ini.

Mengetahui ada program Bidikmasi dari pemerintah, semangat Fifi bangkit. Ia bertekad untuk kuliah melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri dengan mendaftar di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (Unpad). Ia pun lulus seleksi dan menerima beasiswa Bidikmisi. “Dari Bidikmisi kita bisa merealisasikan cita-cita kita. Bahkan yang kita anggap tidak mungkin,” ungkap putri bungsu dari dua bersaudara ini.

Ke depannya, ia berharap dapat melakukan yang terbaik dalam studinya di FK Unpad. “Karena saya juga penerima Bidikmisim saya merasa berhutang budi. Jadi saya harus memberikan yang terbaik,” ujarnya.

“Insya Allah, saya akan belajar semaksimal mungkin. Saya mempunyai target untuk kuliah saya mulus, lancar, tidak ada gangguan. Intinya saya akan berjuang sebisa saya buat bisa merealisasikan mimpi saya yang sudah dibantu sama program ini,” katanya.

Setelah lulus nanti, Fifi pun bertekad untuk mengabdi di daerah asalnya, Pangandaran, untuk banyak memberikan manfaat di sana. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post