Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Festival Lomba Seni Siswa Nasional Memperkuat Karakter Siswa

Mendikbud Muhadjir Effendy saat membuka Festival Lomba Seni Siswa Nasional 2018 di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Senin (27/08/2018). (Foto: Kemdikbud.go.id)

Wadah mengekspresikan bakat siswa di bidang seni Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) kembali diselenggarakan pada 26 Agustus – 1 September 2018.

PANGKALPINANG-KABARE.ID: Dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy, di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, Senin (27/08/2018), festival FLS2N akan diselenggarakan di dua lokasi, yaitu Pangkalpinang dan Banda Aceh, Provinsi Aceh.

“Melalui FLS2N ini peserta didik yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia diajak untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan nilai-nilai budaya bangsa,” ujar Mendikbud Muhadjir seperti dikutip laman Kemdikbud.go.id.

Mengangkat tema “Menumbuhkembangkan Seni, Menguatkan Karakter”, Mendikbud berharap festival ini dapat menjadi arena untuk memacu serta mendorong sesama siswa untuk mengamalkan Pancasila dalam wujud seni dan mendorong sikap kreatif sehingga dapat memperkuat karakter siswa.

“FLS2N diharapkan dapat mengembangkan minat dan bakat siswa Indonesia di bidang seni dalam rangka membangun karakter siswa berdasarkan nilai-nilai yang berakar dari budaya nusantara,” tutur Mendikbud.

Untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan PKLK diselenggarakan di Pangkalpinang. Sedangkan untuk jenjang SMA/MA dan SMK diselenggarakan di Banda Aceh. Peserta FLS2N 2018 merupakan siswa-siswi terbaik yang telah lolos seleksi di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi.

Peserta FLS2N ke-XI mencapai 1.947 siswa. Pada jenjang SD diikuti 204 siswa dengan jenis lomba menyanyi tunggal, seni tari, pantomim, dan gambar bercerita. Jenjang SMP diikuti 442 siswa akan unjuk prestasi di lomba menyanyi solo, musik tradisional, tari tradisional, desain poster, dan gitar klasik.

Selanjutnya, pada jenjang PKLK dengan peserta 306 siswa akan menampilkan kemampuan di lomba menyanyi solo, menari, desain grafis, pantomim, melukis, dan MTQ.

Sedangkan pada jenjang SMA dikuti 476 siswa mengikuti festival/lomba menyanyi solo, tari kreasi berpasangan, baca puisi, cipta puisi, gitar solo, desain poster, kriya, film pendek, dan teater monolog. Adapun di jenjang SMK, 519 siswa akan unjuk kehebatan di festival/lomba menyanyi solo, tari tradisional, musik tradisional, gitar solo Klasik, teater, dan film pendek.

Dalam kegiatan ini, para siswa seluruh jenjang pendidikan dari 34 provinsi dapat berinteraksi dan bertukar pengalaman mengenai kemajuan budaya masing-masing sehingga memunculkan kebanggaan pada budaya nasional.

“Saya berharap torehan prestasi yang akan lahir di sepanjang kompetisi ini diniatkan untuk kemajuan bangsa, dan menjadi wadah penyatu segala perbedaan dan menjadi pijakan bagi upaya meraih prestasi gemilang bersama-sama,” kata Mendikbud. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post