Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
SENI BUDAYA

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional 2020 Digelar Daring

Siswa menari. (Foto: Istimewa)

Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Tingkat Nasional Tahun 2020 digelar secara daring.

JAKARTA - KABARE.ID: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyelenggarakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Nasional Tahun 2020 jenjang SD, SMP, SMA, SMK, dan Pendidikan Khusus, secara daring.

“FLS2N secara daring tahun ini menjadi peluang berkreasi dan berinovasi dalam masa pandemi, sehingga kita tetap bisa mengembangkan talenta-talenta siswa yang kita punya,” tutur Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ainun Na’im, seperti dikutip dalam rilis Kemendikbud di Jakarta, Rabu (23/9/2020).

Pada pembukaan FLS2N 2020 secara daring, Selasa (22/9/2020) Ainun menyampaikan, pada masa pandemi Covid-19, siswa mengikuti FLS2N seluruhnya secara daring dan mengikutsertakan karyanya dari rumah dengan mengunggah karya lewat laman yang telah disediakan Pusat Prestasi Nasional selaku Panitia Pusat FLS2N Tingkat Nasional 2020.

“Seni membangun energi positif dan bahagia yang membuat kita lebih positif dalam menghadapi tantangan-tantangan sekarang ini. Nilai-nilai kesenian juga membentuk sikap peka dan waspada. Kita harap FLS2N tetap mendorong pengembangan talenta-talenta siswa di negara kita,” kata Ainun.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Prestasi Nasional Kemdikbud, Asep Sukmayadi mengatakan, “Moto FLS2N tahun ini adalah ‘Jujur itu Juara, Menolak untuk Menyerah, dan Berprestasi dari Rumah,’” tuturnya.

“Kita harus melaksanakan FLS2N dari rumah di seluruh Indonesia. Ini adalah bagian Adaptasi Kebiasaan Berprestasi Baru,” tambahnya.

Bidang-bidang yang dilombakan pada FLS2N 2020 beragam, dan tak berbeda jauh dari tahun-tahun sebelumnya, namun dengan menyesuaikan kondisi pandemi dan memperhatikan keselamatan dan kesehatan siswa, sebagaimana prinsip utama Kemendikbud.

Pada jenjang SD, bidang yang dilombakan adalah Seni Tari, Menyanyi Tunggal, Kriya Anyam, Gambar Bercerita, dan Pantomim. Jumlah karya yang masuk sebanyak 1.513 karya dan dipilih 147 karya sebagai finalis tingkat nasional.

Jenjang SMP menyumbangkan 1.503 karya pada tingkat provinsi, dengan 166 karya yang berhasil terpilih untuk berlaga di tingkat nasional. Jenjang SMP melombakan Tari kreativitas tradisional, musik tradisional, menyanyi solo, gitar duet, dan desain poster.

Terdapat 12.879 karya yang masuk pada jenjang SMA, dengan 385 karya terbaik yang melaju di tingkat nasional. Pada jenjang SMA, dilombakan Baca Puisi, Gitar Solo, Teater Monolog, Tari Kreasi, Vokal Solo, Desain Poster, Film Pendek, Kriya, dan Komik Digital.

Bagi jenjang SMK, terekam 2.881 karya yang masuk, dengan 374 karya terbaik yang berhasil terpilih. Pada jenjang SMK, bidang lomba terdiri dari Menyanyi Solo, Gitar Solo, Teater Monolog, Film Pendek, Tari Tradisional, dan Musik Tradisi Daerah.

Jenjang Pendidikan Khusus merekam 333 karya yang masuk, dan telah dipilih 300 karya terbaik. Selain itu, Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) dari berbagai negara juga mengirimkan 74 karya. Terdapat total 19.032 karya yang masuk dan 1.388 karya yang berhasil terpilih.

Pada pembukaan FLS2N 2020, Peraih Medali Emas FLS2N SMA 2012 Vicky Aditya Salamor menyanyikan lagu “Sembuhkan Bangsa Ini”. SMP Negeri 19 Jakarta juga menampilkan lakon tari kreativitas “Engap” yang melambangkan keresahan masyarakat terhadap situasi pandemi dan menyisipkan pesan moral bagi warga untuk tetap menggunakan masker untuk menjaga diri dan orang lain dari virus Covid-19. Pembacaan Tilawah dilakukan oleh Gus Nanda dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Selatpanjang.

Jadwal pelaksanaan FLS2N Tingkat Nasional Tahun 2020 adalah: Jenjang SD dan SMP dilaksanakan pada 21 s.d. 26 September 2020, jenjang SMA dan SMK pada 28 September s.d. 4 Oktober 2020, dan Jenjang Pendidikan Khusus (Diksus) dilaksanakan pada 28 September s.d. 1 Oktober 2020. Situs resmi FLS2N tahun ini adalah fls2n.co.id, dan informasi peringkat tiap provinsi dapat diakses pada laman pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post