Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Fatigon Luncurkan Produk Baru yang Punya Kandungan Imunomodulator, Apa Sih Itu?

Fatigon Promuno yang memiliki kandungan Imunomodulator yang dipercaya berkhasiat dalam menjaga sistem imun di dalam tubuh.

JAKARTA - KABARE.ID: Fatigon resmi melucurkan produk terbaru mereka, Fatigon Promuno yang memiliki kandungan Imunomodulator. Imunomodulator dipercaya berkhasiat dalam menjaga sistem imun di dalam tubuh agar tetap terus seimbang selama menjalankan aktifitas sehari-hari di masa pandemik.

Menurut dr. Inggrid Tania, M.Si Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Imunomodulator adalah zat atau substansi yang dapat memodifikasi respon imun, mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif, mengembalikan ketidakseimbagan sistem imun yang terganggu.

Sistem imun adalah semua mekanisme tubuh untuk mempertahankan keutuhannya terhadap bahaya, baik yang berasal dari luar tubuh maupun dari dalam tubuh.

"Imunomodulator ini memiliki dua jenis yaitu yang pertama adalah imunostimulan dan yang kedua adalah imunosuppresif. Imunostimulan yang merupakan suatu senyawa yang bisa meningkatkan kerja komponen-komponen sistem imun. Diberikan untuk meningkatkan respon imun terhadap penyakit atau infeksi. Contoh jinten, bawang putih, kunyit, jahe merah," jelas dr. Inggrid Tania dalam konferensi pers virtual pada Selasa (4/8/2020).

Sedangkan, imunosuppresif merupakan suatu senyawa yang digunakan untuk menekan respon imun, meredakan hiper-inflamasi, mengatasi penyakit autoimun, atau mencegah penolakan tranplatansi.

Dalam kesempatan yang sama, dr. Helmin Agustina Medical Manager of Kalbe Consumer Health mengklaim bahwa bahan-bahan yang digunakan Fatigon Promuno merupakan bahan-bahan yang diambil dari hasil tumbuhan herbal asli Indonesia dan cocok untuk menjaga imunitas tubuh ketika bekerja sehari-hari di masa pandemik.

"Bahan herbal yang digunakan pada produk ini terdiri dari empat bahan yaitu jahe merah, maniran, sambiloto dan juga daun sembung. Keempat bahan herbal ini sudah melalui proses riset kajian dan juga bukti ilmiah," ujarnya. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post