Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Enam Kapal Pesiar Bakal Singgah di Festival Padang Melang 2018

Kawasan Konservasi Perairan Nasional (KKPN) Kepulauan Anambas dari salah satu fasilitas resort Bawah Private Island di Kepulauan Riau. (Antaranews/Virna Puspa Setyorini)

Kementerian Pariwisata RI menargetkan Festival Padang Melang 2018 di Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau bisa memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat dengan kehadiran para wisatawan mancanegara.

JAKARTA-KABARE.ID: Festival seni budaya, Padang Melang 2018 siap digelar di pantai pasir putih sepanjang sembilan kilometer di Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau pada 26-27 Agustus 2018.

Perhelatan yang digelar untuk ketiga kalinya itu, rencananya dihadiri sejumlah wisawatan asing dari Australia dan Eropa yang menggunakan enam kapal pesiar dan sejumlah pengunjung dari kota-kota lain di Indonesia.

Beragam pertunjukan akan ditampilkan dalam festival bertajuk Helat Budaya Melayu Pesisir tersebut.

"Kami mengangkat salah satu tradisi budaya lokal, yakni tolak bale untuk memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas dan Indonesia pada umumnya," ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kepulauan Anambas Masykur dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Selain tolak bale, Festival Padang Melang 2018 juga akan mempertontonkan pentas mendu, gobang, zapin, layang-layang, dendang Melayu, explore Anambas under water, bazar, kuliner lokal, serta pertunjukan musik dengan tajuk Song on The Sea.​​​​​​

Festival itu diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bekerja sama dengan Kelompok Sadar Wisata dari Desa Batu Berapit, Desa Mampok, dan Desa Landak, Kecamatan Jemaja, serta Desa Belibak, Kecamatan Palmatak, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Kusen Alipah Hadi, dari Yayasan Umar Kayam Yogyakarta yang telah melakukan pendampingan literasi kebudayaan pada beberapa desa wisata di Kepulauan Anambas, menyatakan perhelatan itu sebenarnya alat untuk pengembangan masyarakat di pulau terluar Indonesia.

"Selama hampir satu tahun sejak tahun 2017, atas dukungan Medco E&P Natuna Ltd kami bersama Desa Mampok dan Desa Belibak mengembangkan potensi kebudayaan, tradisi, dan sumber daya alam berupa kecantikan Kepulauan Anambas," ujarnya.

Desa-desa wisata sekitar Pantai Padang Melang telah siap untuk menerima dan menjamu para wisatawan, baik asing maupun lokal, yang hadir dalam festival itu, kata Kusen. (ant/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post