Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Dubes Djauhari Resmikan Pabrik Tempe Pertama di Tiongkok

Peresmian Pabrik Tempe Pertama di Tiongkok. Sumber: KJRI Shanghai

Duta Besar Indonesia untuk RRT dan Mongolia, Djauhari Oratmangun meresmikan pabrik tempe pertama di Tiongkok, Selasa (19/01/2021). Pabrik tempe ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan pasar akan produk makanan tempe segar Indonesia.

TIONGKOK - KABARE.ID: Duta Besar Indonesia untuk RRT dan Mongolia, Djauhari Oratmangun meresmikan pabrik tempe pertama di Tiongkok, Selasa (19/01/2021). Bertempat di kawasan industri food processing di Songjiang district, Shanghai, pabrik ini akan memproduksi tempe bernama 'Rusto Tempeh'. 

Pabrik tempe Indonesia ini didirikan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia di Tiongkok yang cukup besar untuk mendapatkan produk makanan tempe segar Indonesia, dan ditujukan untuk mempromosikan tempe sebagai salah satu ikon penting produk makanan Indonesia ke masyarakat Tiongkok. 

Tempe sendiri saat ini sudah banyak diperjual belikan di pasar online Tiongkok seperti Taobao – Alibaba.com di mana terdapat IDN Shop Indonesia yang menjual berbagai produk makanan Indonesia, namun masih dalam jumlah yang sangat terbatas dan hanya dikenal oleh kalangan penggemar makanan tempe asal Indonesia yang merantau hidup di Tiongkok (Disapora Indonesia di Tiongkok).

Dalam sambutannya, Duta Besar Indonesia untuk RRT dan Mongolia, Djauhari Oratmangun menyampaikan bahwa keberadaan pabrik tempe di Tiongkok ini menunjukkan kecintaan anak bangsa untuk mempromosikan kuliner Indonesia melalui tempe sebagai wujud nyata diplomasi ekonomi dan diplomasi kuliner Indonesia memasuki pasar kuliner Tiongkok yang merupakan terbesar di dunia saat ini. Dubes Djauhari juga berharap bahwa pabrik tempe ini dapat menjadi salah satu foot print kuliner Indonesia di pasar Tiongkok.

Dalam peresmian tersebut, turut hadir Konjen RI-Shanghai, Deny W Kurnia, CEO Seastar Foods Co.,Ltd., Venny Hariyanti dan CEO PT Kapal Api, Indra Boedijono. (*)

 

Sumber: KJRI Shanghai

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post