Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Dokter Reisa Sebut Imunisasi Anak Harus Tetap Jalan Meskipun Sedang Pandemi Covid-19

Dokter Reisa Broto Asmoro. (foto: Infopublik.id)

Imunisasi yang lengkap dapat membantu kekebalan tubuh pada anak dan memusnahkan penyakit.

JAKARTA - KABARE.ID: Dokter Reisa Broto Asmoro mengimbau kepada masyarakat untuk tetap melaksanakan imunisasi pada bayi dan anak meskipun saat ini sedang masa pendemi virus corona (Covid-19).

Sebab, menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia masa pandemi Covid-19 berpotensi menimbulkan wabah ganda atau double outbreak yakni merebaknya Covid-19 dan penyakit menular lainnya. Anak- anak harus diimunisasi agar terlindung dari penyakit-penyakit berbahaya

"Oleh karenanya, imunisasi kepada anak ditekankan tetap penting diberikan meski di tengah pandemi dengan catatan protokol kesehatan tetap diutamakan," kata Dokter Reisa saat konferensi pers di BNPB, Selasa (30/6/2020).

Dokter Reisa menyebut dalam melaksanakan program imunisasi pada masa pandemi Covid-19, puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya harus memiliki ruang atau tempat pelayanan imunisasi yang cukup luas dengan sirkulasi udara yang baik dan berdekatan atau tidak terpisah dengan poli atau pelayanan anak. Terpenting adalah harus dipisahkan dengan yang sakit.

Ruang tempat pelayanan imunisasi hanya untuk melayani bayi dan anak yang sehat. Selain itu, memastikan ruang atau tempatnya rutin dibersihkan dengan cairan disinfektan. Tersedia fasilitas mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau hand sanitizer.

Meja pelayanan antara petugas dengan orangtua harus diatur dengan menjaga jarak aman 1 sampai 2 meter. Jalur keluar dan masuk pun harus dibuat berbeda. Sediakan juga tempat duduk bagi yang akan imunisasi atau orang tua yang mengantar buah hatinya.

Tempat duduk untuk menunggu sebelum atau sesudah imunisasi juga harus berada di ruang terbuka. "Tentukan jadwal hari atau jam pelayanan khusus imunisasi dari jauh-jauh hari, agar layanan dilakukan dengan singkat dan harus batasi jumlah sasaran yang akan dilayani," papar Dokter Reisa.

Seluruh petugas medis wajib menggunakan alat pelindung diri seperti masker bedah atau masker medis dan sarung tangan. Petugas pun harus memastikan hasil pelayanan imunisasi dicatat pada buku KIA atau buku catatan imunisasi. Selanjutnya adalah mengingat dan mengatur untuk jadwal imunisasi berikutnya.

Dokter Reisa menyebut bahwa imunisasi yang lengkap dapat membantu kekebalan tubuh dan memusnahkan penyakit. Ia pun mengajak kepada seluruh para orangtua untuk segera membawa anaknya ke Puskesmas atau Posyandu untuk imunisasi dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Menurut dia, imunisasi merupakan cara aman dan efektif melindungi anak dari ancaman berbagai penyakit. "Kalau bisa dicegah, kenapa harus tunggu diobati? Segera imunisasi. Pastikan imunisasi lengkap sesuai panduan. Lindungi diri dan lindungi orang lain," tutup Dokter Reisa. (*)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post