Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Destinasi Baru: Pasar Warisan di Pulau Penyengat Kepulauan Riau

Di tengah guyuran hujan, Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma meresmikan Pasar Warisan pada Minggu (14/10/2018). (Foto: Kemenpar)

Generasi Pesona Indonesia (GenPI) Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) baru saja meresmikan destinasi baru bagi wisatawan, yakni Pasar Warisan yang mengkombinasikan wisata modern dan tradisional.

PULAU PENYENGAT-KABARE.ID: Destinasi wisata yang baru diresmikan oleh Wakil Walikota Tanjungpinang, Rahma pada Minggu (14/10/2018), ini punya berbagai keunggulan, antara lain: aneka kuliner tradisional, panorama alam yang indah, dan pertunjukan budaya.

“Ini bagus. Pasar Warisan semakin melengkapi destinasi yang ada di Pulau Penyengat. Semoga pasar ini dapat menjadi destinasi wisata digital yang menjadi tujuan wisata lokal dan luar Kota Tanjungpinang yang berkunjung ke Pulau Penyengat," ungkap Rahma dalam keterangan resmi yang dikutip Kabare.id, Selasa (16/10).

Menurut Rahma, kehadiran Pasar Warisan memiliki nilai tinggi, karena berada di Pulau Penyengat yang sedang dalam proses menjadi cagar budaya warisan dunia.

Menurutnya, Pasar Warisan semakin mewarnai destinasi Pulau Penyengat yang memberikan nuansa milenial berbalut dengan kentalnya budaya Melayu.

Berada di Bukit Kursi, Pasar Warisan menyuguhkan pemandangan yang ciamik. Salah satunya spot selfie yang mengarah langsung ke lautan. Spot ini makin kece dengan background pemandangan dari Gunung Bintan.

Pasar ini juga memiliki spot Laman Warisan Permainan Budak Melayu, yang pas untuk bernostalgia dengan beragam permainan tradisonal masa kecil.

"Pokoknya Pasar Warisan kita buat seseru mungkin. Atraksinya juga selalu kita modifikasi serta perbaharui. Sehingga wisatawan makin betah," Ungkap Raja Farul selaku Koordinator GenPi Tanjungpinang.

Konsep mengedepankan seni budaya Melayu semakin terlihat di spot Laman Warisan Seni Budaya. Di spot ini pengunjung bisa belajar dan memahami budaya Melayu.

Beragam pertunjukan seni budaya Melayu akan dihadirkan setiap minggunya di spot ini. Salah satunya Penampilan Tari Sekapur Sirih yang ditampilkan oleh para gadis Pulau Penyengat.

"Di sini Pengunjung juga dapat menyewa pakaian Melayu sebagai aksesoris untuk berfoto, biar sah telah berkunjung ke Pulau Penyengat," imbuhnya lagi.

Konsep pasar pun terekam manis dengan deretan lapak penjual kuliner serta cindramata khas Tanah Melayu. Harga yang ditawarkan dijamin tak membuat kantong bolong. Pasalnya seluruh kuliner dan cindramata tersebut dibuat langsung oleh masyarakat sekitar.

"Tujuan kami pasar ini tidak hanya melengkapi destinasi Pulau Penyengat, tetapi juga memberikan manfaat lebih dari segi perekonomian warga sekitar. Kami optimis Pasar Warisan akan semakin baik kedepannya," ungkap Raja Farul. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post