Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Dekranasda Kota Medan Bawa Produk Unggulan ke Ajang Inacraft 2018

Sejumlah busana dan kain dipamerkan di Pavilun Sumatera Utara di Inacraft 2018. (Foto: Baskoro Dien/ Kabare.id)

Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kota Medan ikut memeriahkan tema utama Inacraft 2018 yang mengusung “Loftiness of North Sumatera”.

JAKARTA-KABARE.ID: Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan rupanya tidak ingin membuang kesempatan dalam gelaran Internasional Handicraft Trade Fair (Inacraft) 2018 yang mengusung tema “Loftiness of North Sumatera”.

Dalam pameran kerajinan internasional itu, aneka kerajinan tangan hasil para pengrajin asal Kota Medan dibawa oleh Dekranasda Kota Medan untuk dipamerkan di Inacraft 2018 yang diselenggarakan di Balai Sidang Jakarta (JCC), 25-29 April 2018.

Disainer dari Indonesia Fashion Chamber (IFC) mendisain busana ulos ragihotang. Ulos ini disebut 'Ulos Hela', yaitu ulos yang diberikan kepada sepasang pengantin dari orangtua sebagai tanda restu pernikahan. (Foto: Baskoro Dien/ Kabare.id)

 

Ketua Dekranasda Kota Medan Rita Maharani Dzulmi Eldin berharap, produk kerajinan yang ditampilkan kali ini dapat disukai oleh seluruh pengunjung, apalagi stan Dekranasda Kota Medan tersebut sempat dikunjungi oleh Ibu Mufidah Jusuf Kalla.

Alhamdulillah, stan kita dikunjungi Ibu Wapres dan beliau sangat mengapresiasi seluruh produk kerajinan para pelaku UMKM di Kota Medan,” ujar Rita Maharani di Jakarta, Kamis (26/4).  

Salah satu produk kerajinan yang ditampilkan di Paviliun Sumatera Utara di Inacraft 2018. (Foto: Baskoro Dien/ Kabare.id)

 

Ia berharap, keterlibatan Dekranasda Kota Medan di Inacraft 2018 dapat meningkatkan kesejahteraan para pengerajin maupun pelaku UMKM di Kota Medan, sehingga peluang memasarkan hasil kerajinan semakin terbuka lebar.

Selain aneka kerajinan tangan, Dekranasda Kota Medan juga membawa berbagai motif Batik Medan dan Songket Deli yang kental dengan ikon dan kearifan lokal Kota Medan. Ada juga lukisan Abu Sinabung yang bahan lukisannya berasal dari teh dan kopi, serta lukisan berbahan sabut kelapa. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post