Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Dapat Gelar Adat: Jokowi Ucapkan Terima Kasih Menggunakan Pantun

Presiden Joko Widodo (kedua dari kiri) menerima gelar adat dari Kesultanan Deli, Minggu (7/10/2018). (Foto: BPMI)

Presiden Joko Widodo menerima gelar Tuanku Sri Indera Utama Junjungan Negeri dari Kesultanan Deli. Gelar adat ini merupakan gelar bangsawan tertinggi di Kesultanan Deli.

MEDAN-KABARE.ID: Penganugerahan gelar adat untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) dihelat di ruang utama Istana Maimoon, Minggu 6 Oktober 2018.

Prosesi pemberian gelar dimulai sekira pukul 11.00 WIB. Prosesi penganugerahan diawali dengan pemasangan Tengkulok oleh Pemangku Sultan Deli Tengku Hamdy Osman Delikhan Al-Haj.

Setelah itu, prosesi dilanjutkan dengan penyematan pin dan keris oleh Sultan Deli, Tuanku Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam. Sultan kemudian menandatangani Surat Ceri yang kemudian diserahkan kepada Presiden Jokowi.

Prosesi Tepung Tawar menjadi rangkaian prosesi berikutnya. Prosesi ini melibatkan 4 unsur perwakilan, yaitu Sultan Deli, perwakilan Raja-raja Nusantara, Gubernur Sumatera Utara, dan perwakilan Alim ulama.

Saat memberikan sambutan, Presiden berpantun untuk mengucapkan terima kasih atas kehormatan yang diberikan Kesultanan Deli kepadanya.

Buah cempedak bentuknya bujur. Sangat disuka oleh semua. Adat Deli sangatlah luhur. Mari kita jaga bersama,” kata Jokowi.

Ia menambahkan bahwa di dalam kemajuan Indonesia ada tradisi dan kebudayaan bangsa yang menjadi sumber energi besar. Kebudayaan Nusantara yang beragam, kaya nilai-nilai luhur, dan sangat kaya kearifan lokal menurut Presiden, menjadi kepribadian bangsa dan modal untuk meraih kemajuan.

"Banyak yang berpikir bahwa yang namanya kemajuan itu mengesampingkan budaya, meminggirkan adat istiadat. Tapi bagi Indonesia, bagi kita justru energi utama kemajuan kita adalah kebudayaan," katanya. (bas)

Sumber BPMI

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post