Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Pendidikan

Dapat Anggaran Rp 41,26 Triliun, Menristekdikti Fokus Bangun SDM Berkualitas

Bedah Kinerja 2018 dan Fokus Kinerja 2019 Kemenristekdikti di Jakarta, Senin (28/1/2019). (Foto: Kemenristekdikti)

Pembangunan SDM di bidang Iptek dan Pendidikan Tinggi menjadi prioritas program kerja Kemenristekdikti di tahun 2019.

JAKARTA-KABARE.ID: Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir menyatakan bahwa Kemenristekdikti mendapatkan anggaran yang meningkat dari Rp40,3 triliun pada 2018, menjadi Rp41,26 triliun pada 2019.

“Sebagian besar anggaran tersebut dirancang untuk mencetak SDM Indonesia unggul, mulai dari beasiswa mahasiswa, dosen, peneliti dan perekayasa, hingga pengembangan riset dan inovasi. Mereka merupakan tulang punggung dalam menjadikan SDM Indonesia Inovatif, kreatif dan berdaya saing tinggi,” ujarnya di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Dari anggaran tersebut, Kemenristekdikti akan menambah anggaran Beasiswa Bidikmasi dari Rp3,76 miliar untuk 368.961 mahasiswa pada 2018, menjadi Rp4,43 miliar untuk 430.961 mahasiswa. Menristekdikti menyebut, total pemuda Indonesia yang akan mendapat beasiswa Bidikmasi pada 2019 akan mencapai 62 ribu mahasiswa.

Baca juga: Dua Anak Pekerja Migran Indonesia Berprestasi Terima Beasiswa

Kemenristekdikti juga akan meningkatkan penerima Beasiswa Afirmasi Pendidikan Tinggi untuk pemuda Papua Barat, Papua, serta Daerah Terpencil, Terdepan, dan Terluar, yang sebelumnya mendapat anggaran Rp99,68 miliar untuk 5.743 mahasiswa pada 2018, menjadi Rp118,28 miliar untuk 7.148 mahasiswa pada 2019.

Revitalisasi pendidikan vokasi juga mengalami peningkatan anggaran dari Rp320 miliar di tahun 2018, menjadi Rp350 miliar di tahun 2019. Ada 12 politeknik yang akan mendapatkan manfaat dari program revitalisasi pendidikan vokasi.

Anggaran untuk infrastruktur pendidikan tinggi juga meningkat. Pada 2018, anggaran ini mencapai Rp314 miliar untuk dua PTN saja. Pada 2019, anggaran naik menjadi Rp498 miliar untuk tujuh PTN.

Baca juga: Kemendikbud Bakal Ubah Nomor Induk Siswa dengan Nomor Induk Kependudukan

Kalangan milenial yang memiliki ide dan inovasi di bidang bisnis juga mendapat dukungan dari Kemenristekdikti. Tahun lalu anggaran untuk perusahaan pemula berbasis teknologi (star-up teknologi) mendapatkan Rp62 miliar untuk 105 tenants. Tahun ini anggaran meningkat menjadi Rp295 miliar untuk 295 tenants.

Hasil penelitian yang dihilirasi menjadi prototipe industri juga mendapat penambahan anggaran, dari sebelumnya Rp51 miliar untuk 25 prototipe pada 2018, menjadi Rp75 miliar untuk 73 prototipe pada 2019.

Laporan lengkap capaian kinerja Kemenristekdikti hingga 2018 dapat dilihat di sini. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post