Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Dampak Covid-19, Kementan Gandeng Startup Siasati Jual Komoditas Hortikultura

Ilustrasi: produk holtikultura. (foto. Infopublik.id)

Kementerian Pertanian menggandeng startup yang bergerak di bidang penjualan online untuk memfasilitasi para suplier atau pedagang komoditas hortikultura. Salah satunya adalah Sayur Box, Tani Hub, dan Kedai Sayur.

JAKARTA - KABARE.ID: Pandemi Covid-19 berdampak pada banyak aspek kehidupan. Termasuk perputaran roda ekonomi yang melibatkan petani hortikultura.

Banyak pembeli dan pemesan produk hortikultura seperti buah, sayur dan bunga membatalkan pesanannya. Ini imbas dari menurunnya pengunjung hotel dan restoran. Termasuk dibatalkannya sejumlah resepsi, pertemuan, dan acara-acara keramaian.

Terkait hal ini, Kementerian Pertanian (Kementan) mengambil sejumlah langkah, utamanya untuk memfasilitasi para suplier atau pedagang komoditas hortikultura.

Direktur Pengolahan, Pemasaran Hasil Hortikultura Kementan, Taufik Yazid mengatakan, salah satu upaya yang dilakukannya adalah dengan menggandeng startup yang bergerak di bidang penjualan online.

"Ada Sayur Box, Tani Hub, Kedai Sayur, serta beberapa retail. Ini bertujuan untuk menyelamatkan produk hortikultura tersebut," ujar Yazid melalui keterangan tertulisnya, Jumat (27/3/2020).

Dia mengaku sempat mendengar ihwal beredarnya foto tumpukan produk hortikultura yakni kentang, wortel, dan sayuran lainnya yang terancam harus dibuang karena tidak jadi dibeli oleh pemesannya.

"Alhamdulillah setelah komunikasi dengan beberapa pihak, semua produk horti yang tadinya akan dibuang, sudah habis terjual," beber Taufik.

Hal yang sama diutarakan CEO Kedaisayur, Ahmad Supriyadi. Begitu tahu kabar terkait foto itu, Ahmad mengaku langsung mengontak koleganya.

"Kami langsung menghubungi Pak Ade tapi ternyata produk mereka sudah habis terjual. Kedai sayur tidak kebagian," tambah Ahmad.

Adapun Yazid berterimakasih atas partisipasi dan niat baik dari Kedai Sayur dan semua pihak yang sudah membantu.

"Yakinlah kita bisa melalui krisis ini dengan kekompakan dan kebersamaan, saling membantu dan peduli," tutup dia. (*)

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post