Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

"Cinta Pertama" Mario Ginanjar Ditampilkan di PIMFW 2018

Kolaborasi (X)S.M.L dan Mario Ginanjar untuk PIMFW 2018. (dok. Plaza Indonesia)

Koleksi ekslusif hasil kolaborasi (X)S.M.L bersama dengan Mario Ginanjar, serangkaian ide liar yang berhasil dijinakan lewat sentuhan kreatifitas.

JAKARTA-KABARE.ID: Mario Ginanjar mungkin lebih banyak dikenal sebagai penyanyi grup musik Kahitna daripada perancang busana. Namun siapa sangka, pria kelahiran Bandung, 11 Maret 1982 dari pasangan Riyadi Yunara dan Otty Permawatie ini pernah menuntut ilmu Desain Tata Busana di Institute Kesenian Jakarta sebelum akhirnya mendedikasikan hidup untuk musik.

“Sebelum masuk Kahitna, kekasih hidupku itu fashion. Jadi sebenarnya musik itu selingkuhan, kekasih kedua,” ujar Mario sambil tertawa dalam jumpa pers belum lama ini.

Setelah bergabung dengan grup musik Kahitna pada tahun 2001, Mario terus melenggangkan namanya hingga sekarang. Di sisi lain, ia tetap memelihara cinta pertamanya dengan cara memilih langsung busana yang ia kenakan, baik untuk sehari-hari atau untuk manggung.

Baca juga: Antony Morato Bawa “Tiga Warna” di PIMFW 2018

“Musik sama fashion kan berdekatan. Meskipun saat itu, saya tidak merancang busananya, tetapi saya memilih fashion yang saya suka untuk tampil di atas panggung,” ujarnya.

Puncaknya, pada tahun 2015 Mario mendirikan sebuah clothing line dengan nama Style Supply ID yang menampilkan koleksi fashion dengan konsep “New Street Mood” untuk mereka yang ingin tampil chic dan fashionable.

Perjuangan Mario di bidang fashion kemudian dilirik oleh pionir merek lokal (X).S.M.L untuk melakukan kolaborasi di pagelaran busana Plaza Indonesia Men’s Fashion Week (PIMFW) 2018.

Kolaborasi (X)S.M.L dan Mario Ginanjar untuk PIMFW 2018. (dok. Plaza Indonesia)

 

Dua merek lokal ini kemudian melahirkan karya fashion unik dengan tema “Protagonyst Soldier” yang terinspirasi dari “People Street of Japan and London” yang ditampilkan pada gelaran PIMFW hari ke-4, Kamis (27/9/2018), di The Warehouse, Plaza Indonesia lantai 5.

“Inspirasi ini datang saat melihat banyaknya orang yang sedang berjalan-jalan sesaat sehabis berolah raga, sambil bersosialisasi ataupun hanya melakukan aktifitas harian di pusat-pusat mode dunia,” demikian keterangan resmi (X)S.M.L dan Mario Ginanjar yang diterima Kabare.id, Jumat (28/9/2018).

Kolaborasi (X)S.M.L dan Mario Ginanjar untuk PIMFW 2018. (dok. Plaza Indonesia)

 

Koleksi ini, kata Mario, juga terinspirasi dari struktur dan nuansa pakaian para tentara dengan baju zirahnya, seperti yang ada dalam komik kartun Saint Seiya dari Jepang, tetapi dibuat senyaman mungkin dan tetap fashionable. “Sehingga (koleksi ini) dapat dipakai untuk gaya sehari hari, acara khusus, maupun kasual,” kata Mario.

Nuansa warna yang dipilih dalam konsep ini adalah warna-warna dasar, seperti army green, abu-abu, dan hitam, agar senada dengan konsep “Protagonyst Soldier”. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post