Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Casio Kembangkan Metode Matematika ‘Zaman Now’

Program pelatihan pemanfaatan kalkulator ilmiah Casio. (Istimewa)

Selama ini pemanfaatan kalkulator masih dianggap sebagai musuh para pengajar, padahal kalkulator dapat menjadi alat untuk mendukung pelajaran khususnya matematika sehingga lebih disenangi oleh siswa.

MATARAM-KABARE.ID: Casio Computer Co., Ltd., salah satu produsen produk elektronik bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan menghadirkan metode belajar matematika menarik bagi para siswa.

Kerja sama tersebut adalah pelatihan pemanfaatan kalkulator ilmiah dalam mendukung pelajaran kepada 200 guru matematika dari Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy dalam arahannya menyampaikan, pentingnya ocustive metode pembelajaran seperti matematika yang tidak lagi membuat siswa ketakutan.

“Pelajaran matematika adalah pelajaran yang sangat penting tapi ocus masih dianggap menakutkan. Merujuk kepada hasil PISA (Programme for International Student Assessment) terakhir di tahun 2015,” ujar Mendikbud dalam siaran pers yang diterima kabare.id, Selasa (8/5/2018).

Untuk itu menurut mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini, penting mengembangkan metode yang menyenangkan dalam pelajaran yang selama ini dianggap susah bagi siswa.

“Saya percaya jika semakin banyak orang yang turut terlibat dalam program ini, untuk meningkatkan kemampuan guru matematika, saya yakin kapasitas dari hasil pembelajaran siswa Indonesia akan segera tercapai lebih baik untuk generasi selanjutnya,” terangnya.

Sementara itu, Dwi Anggraeni, Master Trainer Casio yang juga guru matematika dari area Jawa Timur mengungkapkan, pada metode pengajaran matematika yang berjalan saat ini, siswa lebih banyak diminta untuk berhitung.

Metode ini sudah dianggap tidak relevan dimana ocus pembelajaran hanya pada perhitungan, bukan problem solving atau penyelesaian masalah itu sendiri.

“Dengan teknologi kalkulator, maka siswa dapat dilatih untuk lebih kreatif memanfaatkan waktu belajarnya untuk meningkatkan kemampuan problem solving dimana kalkulator tidak hanya berfungsi alat hitung tapi sebagai media eksplorasi konsep matematika”, jelas Dwi.

Hadir pula dalam kegiatan ini, bersama Mendikbud Muhadjir Effendy, Sesjend Mendikbud, Dirjen Dikdasmen, Sesdirjen Dikdasmen, Direktur PSMK. Kegiatan pelatihan ini merupakan kerjasama antara Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (PSMK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI bersama Casio Indonesia sebagai rangkaian acara puncak peringatan Hardiknas 2018. (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post