Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Wisata_Kuliner

Cara Unik Masyarakat Gunung Kidul Membasmi Hama

Belalang. (Ist)

Umumnya membasmi hama dilakukan dengan cara dibunuh dengan cairan kimia. Lain halnya dengan masyarakat Gunung Kidul yang justru mengkonsumsi hama yang menyerang tanaman mereka.

JAKARTA - KABARE.ID: Banyak orang suka mencicipi aneka makanan khas saat liburan ke suatu daerah. Tapi bagaimana bila kuliner khas-nya tergolong ekstrem. Seperti ulat, laron, dan belalang. Nah, bila kalian punya nyali mencicipi kuliner ekstrem, Gunung Kidul adalah tujuan yang tepat.

Salah satu kuliner ekstrem adalah belalang goreng. Kuliner satu ini bahkan cukup terkenal di Gunung Kidul. Bahkan belalang goreng banyak ditemukan di pinggir-pinggir jalan provinsi yang menghubungkan Yogyakarta dan Gunung Kidul.

Kuliner ini terkenal karena memiliki rasa gurih, mirip seperti udang. Selain itu belalang goreng juga kaya akan protein baik.

Selain belalang, masyarakat Gunung Kidul juga mengkonsumsi ungkrung atau ulat pohon trembesi. Sedikit berbeda dengan belalang, ungkrung biasa diolah menjadi berbagai macam makanan, ada yang digoreng, dibacem, atau ditumis. Ada juga yang menjadikannya serundeng dicampur dengan parutan kelapa.

Ungkrung rasanya kenyal dan gurih tapi bila sudah jadi kepompong, teksturnya berubah menjadi lembek. Seperti belalang, ungkrung trembesi kaya protein. Namun kuliner ungkrung hanya bisa ditemukan musiman, biasanya beberapa waktu setelah musim penghujan.

Kuliner ekstrem lainnya di Gunung Kidul adalah kepompong daun jati. Sama seperti ungkrung, masyarakat setempat mengolah kepompong daun jati menjadi beragam makanan. Ada yang digoreng, dipepes, dan ditumis. Kepompong daun jati juga kaya protein, mineral, vitamin, lemak, dan karbohidrat.

Terakhir, puthul atau kumbang yang menyerang tumbuhan di musim semi atau musim penghujan. Masyarakat Gunung Kidul mengolahnya menjadi panganan dengan cara digoreng hingga kering. Teksturnya keras tapi rasanya gurih dan kaya protein. Masyarakat di Gunung Kidul biasanya menjadikan puthul gorengan cemilan saat ngopi.

Itulah tadi beberapa kuliner ekstrim yang bisa kita temukan saat berlibur di Gunung Kidul. Gimana, tertarik untuk mencoba? (bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post