Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
NASIONAL

Calon Ketua Umum PWI Wajib Tanda Tangan Pakta Integritas

Ketua Panitia Pengarah Kongres PWI XXIV Ilham Bintang (tengah), bersama Ketua Umum PWI Pusat Margiono, dalam rapat pleno PWI di Jakarta, Selasa (4/9/2018). (Foto: kabare.id/ysh)

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, sebagai organisasi wartawan terbesar di Tanah Air, akan menggelar Kongres PWI XXIV, di Solo, 27-30 September 2018.

JAKARTA-KABARE.ID :  Semua calon Ketua Umum PWI Pusat dalam Kongres PWI XXIV wajib menandatangani Pakta Integritas yang berisi janji tidak akan melakukan politik uang dan tidak membawa organisasi PWI ke dalam politik praktis atau berafiliasi dengan salah satu partai politik. Pakta Integritas yang diajukan oleh Panitia Pengarah telah disetujui oleh Rapat Pleno Pengurus PWI Pusat, Selasa, (4/9) siang dalam rapat pleno PWI Pusat, di markas besar, lantai 4 Gedung Dewan Pers, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dalam Pakta Integritas ini juga disebut, bila calon ketua umum yang kemudian terpilih menjadi ketua umum PWI terbukti terlibat politik uang wajib mengundurkan diri. Proses pengunduran  sesuai dengan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI.

“Pakta Integritas ini untuk menjaga moral PWI, sekaligus sebagai contoh kepada organisasi lain,” kata Ketua Tim Pengarah, Ilham Bintang, didampingi Ketua Umum PWI Pusat Margiono, Ketua Pelaksana Rita Sri Hastuti.

Kongres PWI XXIV di Solo, mengangkat tema: Menegakkan Pers Kebangsaan yang Independen, Profesional dan Berintegritas". Selain menandatangi Pakta Integritas, Calon Ketua Umum PWI Pusat harus memenuhi lima persyaratan. Diantaranya wartawan anggota PWI yang masih aktif berprofesi, memiliki karya jurnalistik dan ada jejak rekamnya. Dalam kongres akan diadakan sejumlah acara seperti saresehan kaum muda, intelektual, pejabat dan pengusaha.

Menurut Ilham Bintang, kongres PWI kali ini sangat strategis buat PWI maupun masyarakat pers. “Ke depan PWI menghadapi tantangan yang luar biasa, baik dari aspek profesionalisme wartawan yang akan berhadapan dengan  media sosial yang semakin liar, aspek perekonomian yang semakin berat, dan aspek politik yang semakin panas. Oleh karena  siapa pun pemimpin PWI nantinya akan menentukan kiprah PWI yang akan datang, “ tegas Ilham

Sampai saat ini ada beberapa bakal calon, seperi Atal Depari, Hendro Basuki, Hendri Ch Bangun, Sasongko Tedjo, Wina Armada Sukardi, Teguh Santosa dan lain-lain. (ysh)

Yusuf Susilo Hartono

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post