Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

Bupati Ngawi Ancam Semprot Kerumunan Warga Dengan Mobil Damkar

Bupati Ngawi Budi Sulistyono. (Foto: iNews.id)

Bupati Ngawi Budi Sulistyono mengancam akan mengerahkan mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk membubarkan kerumunan warga di masa pandemi Virus Corona (Covid-19). Ancaman itu tertuang dalam surat edaran (SE) bupati kepada seluruh pemilik warung dan pedagang kaki lima (PKL) di wilayah Ngawi.

NGAWI - KABARE.ID: Berdasarkan isi SE, jam operasional warung, kafe dan PKL dibatasi mulai pukul 16.00 hingga pukul 23.00 WIB. Tak hanya itu, pengunjung juga diwajibkan mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Sebagaimana isi SE, aturan baru tentang protokol kesehatan tersebut akan berlaku sejak 1 Juli mendatang. “Kami terus melakukan pembinaan dan teguran. Tetapi, bila tetap melanggar, mereka akan kami bubarkan paksa dengan mobil damkar,” kata Budi, sebagaimana diberitakan Inews.id, Selasa (30/6/2020).

Budi mengatakan, saat ini aturan tersebut masih sebatas sosialisasi. Harapannya, semua masyarakat, terutama pemilik warung dan kafe bisa mematuhi. “Kita tidak melarang orang bekerumun. Namun berapapun jumlahnya harus tetap menjaga jarak. Kalau mereka tidak menghiraukan ketentuan seperti mengenakan masker, ya terpaksa harus kita basahi,” katanya.

Sejumlah pedagang di Alun-Alun Ngawi mengaku kaget dan menilai sanksi pembubaran dengan mobil damkar berlebihan. Meski begitu mereka mengaku siap untuk mematuhi ketentuan tersebut. “Meski berat kami berusaha untuk mematuhinya. Hanya saja perlu waktu untuk adaptasi, termasuk penggunaan damkar untuk membubarkan pembeli,” katanya.

Sementara itu di sejumlah titik sekitar alun-alun kota, warga masih belum menerapkan protokol kesehatan sebagaimana surat edaran pemerintah. (*)

 

Sumber: Inews.id

 

 

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post