Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Bulu Mata dan Wig Buatan Indonesia Jadi Primadona di Italia

Ilustrasi. Pixabay

Bulu mata palsu dan wig produksi Indonesia menjadi primadona di Pameran Produk Kosmetik dan Kecantikan, Cosmoprof, di kota Bologna, Italia, yang diselenggarakan pada 14–18 Maret 2019.

ITALIA-KABARE.ID: Sumber dari KBRI Roma menjelaskan bahwa pengunjung pameran yang merupakan bagian dari industri kecantikan dunia dengan antusias mengunjungi stand Indonesia.

“Banyak dari antara mereka yang menyampaikan kekagumannya terhadap kualitas produk bulu mata dan rambut palsu produksi Purbalingga, Jawa Tengah,” tulis KBRI Roma, Kamis (21/3/2019).

Seluruh produk yang dipamerkan adalah buatan tangan dengan bahan baku rambut asli manusia, suatu keunikan tersendiri dari produk serupa lainnya yang umumnya menggunakan bahan baku sintetis.

Duta Besar Esti Andayani yang turut hadir dalam pameran ini menyampaikan bahwa partisipasi Indonesia dalam Cosmoprof adalah upaya memperluas akses pasar UKM dalam rangka pengembangan usaha dan penetrasi pasar global.

Duta Besar RI dalam pertemuannya dengan Mr. Gianpiero Calzolari, President of Bologna Fiere juga mengharapkan pameran seperti ini dapat diselenggarakan di Indonesia, karena Indonesia memiliki nilai strategis dengan daya tarik potensi pasar yang besar, serta daya beli masyarakat kelas menengah yang kuat khususnya untuk produk kecantikan.

Baca juga: Indonesia Rugi Rp100 Triliun Setiap Tahun Gara-gara Macet di Jabodetabek

KBRI Roma dan ITPC Milan mendukung partisipasi lima perusahaan bulu mata dan rambut palsu Indonesia yaitu PT. Bio Takara, CV Mitra Jaya Mandiri, PT. Stellaris International, CV. Indobeauty Cemerlang dan Shim Internasional.

Menurut Atase Perdagangan KBRI Roma, Sumber Sinabutar, selama empat hari kegiatan pameran, tercatat potensi penjualan senilai USD 9,97 juta, meningkat sebesar 19,12% dibandingkan dengan pencapaian tahun 2018 senilai USD 8,37 juta.

Pencapaian tersebut tidak terlepas dari kehadiran dan partisipasi Indonesia secara konsisten dalam pameran Cosmoprof untuk memelihara komunikasi dan hubungan bisnis dengan para buyers dari tahun ke tahun.

Kesinambungan ini juga telah menghasilkan pengakuan terhadap bonafiditas perusahaan-perusahaan Indonesia dan potensi transaksi pembelian yang cukup besar. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post