Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
Komunitas

BRI Akan Bangun BRILink Berbasis Satelit di 10 Distrik Kabupaten Teluk Wondama

Peluncuran perdana penyaluran BPNT untuk Provinsi Papua Barat di Taman Masasoya Topai Wasior, pada Sabtu (12/10/2019) lalu. (IST)

Pembangunan BRILink bertujuan untuk memperlancar penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan oleh pemerintah kepada masyarakat prasejahtera.

WASIOR – KABARE.ID: Bank Rakyat Indonesia (BRI) akan membangun BRILink berbasis satelit di 10 distrik Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Pembangunan itu bertujuan untuk memperlancar penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan oleh pemerintah, melalui Kementrian Sosial (Kemensos) kepada rakyat prasejahtera.

BRI merupakan mitra Kemensos dalam penyaluran BPNT. Nantinya di 10 distrik itu juga akan ditempatkan mesin Electronic Data Capture (EDC) bagi setiap warung elektronik (E-warung) yang menjadi penyalur BPNT.

Asisten Manejer Pemasaran Mikro BRI Cabang Manokwari, Darwin Edi Saputra Sitorus mengatakan, wilayah yang menjadi sasaran pemasangan BRILink adalah distrik yang belum terjangkau internet, seperti Distrik Naikere, Kuri Wamesa, Windesi, Nikiwar, Wamesa, Teluk Duairi, Roon, Roswar, Soug Wepu, dan Rumberpon.

“Kami sedang berkoordinasi dengan kepala distrik, kira-kira lokasi yang paling strategis untuk E-Warung itu di mana. Nanti kami lanjutkan ke kantor pusat untuk ditindaklanjuti,” ujar Darwin, sebagaiman dikutip Kabare dari Kabartimur.com, Selasa (15/10).

Darwin menjelaskan bahwa penerima BPNT di Kabupaten Teluk Wondama mencapai 1.943 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tersebar di 13 distrik. BPNT sendiri merupakan peralihan dari bantuan sosial beras sejahtera (rastra) atau yang dulu dikenal dengan beras untuk orang miskin (raskin). Setiap KPM akan mendapatkan saldo dalam rekening sebesar Rp110 ribu per bulan yang dapat ditukarkan dengan beras di E-warung.

Untuk sementara ini, kata Darwin, pelayanan BPNT baru bisa dilakukan di tiga distrik dalam kota, yaitu Distrik Wasior, Wondiboi, dan Rasiei. Ketiga distrik itu memang sudah terjangkau jaringan internet 4G.

“Sisanya kami mohon bersabar. Untuk pendistribusian kartu juga masih belum semua karena menunggu validasi dari Kemensos. Kami juga sedang mempersiapkan e-warung dengan memasang mesin EDC,” jelas Darwin.

Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten teluk Wondama, Eka Wosiri menyebut bahwa masih banyak warga prasejahtera di Kabupaten Teluk Wondama yang belum terakomodir sebagai penerima BPNT.

Pihaknya pun berupaya melakukan valisadi dan verifikasi data sehingga diharapkan semua warga yang berhak menerima bisa terakomodir. “Kita harapkan setiap tahun ada perubahan data supaya mereka yang memang berhak mendapat tapi namanya belum masuk, bisa tercover,” ujar mantan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip itu. (*/bas)

 

Sumber: Kabartimur.com
Editor: Baskoro Dien

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post