Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
BISNIS

Blue Power Technology Hadirkan Solusi untuk Menghadapi Ancaman Downtime Sistem

Dari kiri, Direktur Blue Power Technology Erwin Urip bersama dengan Daniel Omardin, selaku Regional Sales Manager Philipine, Vietnam, and Indonesia. (Foto: dok BPT)

Downtime sistem atau kondisi web tak dapat diakses merupakan ancaman terhadap operasi bisnis organisasi apalagi untuk perusahaan besar.

JAKARTA-KABARE.ID: Berdasar data survey yang didapat dari Institut Ponemon (Emerson), rata-rata biaya downtime per menit mencapai Rp105 juta. Biaya downtime infrastruktur TI ini mengalami peningkatan sebesar 7% dari tahun 2013 sebesar $690,204, atau meningkat 38% dari tahun 2010.

Bahkan biro riset ini mencatat beberapa penyebab downtime data center, di antaranya kegagalan sistem UPS (25%), serangan siber (22%), human error (22%) dan kegagalan generator (6%).

Menjawab tantangan tersebut, Blue Power Technology (BPT), penyedia solusi infrastruktur TI dan anak usaha CTI Group, memperkenalkan produk Veeam di Indonesia.

Dalam keterangan resmi yang diterima Kabare.id, Senin (18/2/2019), BPT mengklaim bahwa Veeam mampu memastikan ketersediaan data yang tinggi dan peningkatan kinerja di era transformasi digital.

“Veeam memiliki (teknologi) recovery time objective (RTO) sebesar 96% lebih cepat, yang mampu mengurangi waktu pemulihan dari lima jam menjadi kurang dari 30 menit,” tulis keterangan mereka.  

Melalui teknologi tersebut, perusahaan dapat mengurangi potensi terjadinya kerugian finansial dan waktu. Solusi ini pun dapat menghindari resiko kehilangan data yang terjadi setelah downtime, pemulihan terverifikasi, data leverage dan visibilitas lengkap.

Baca juga: Beri Pinjaman Lewat Aplikasi, Finmas Diharapkan Mampu Mensejahterakan Masyarakat Indonesia

Masalah yang dihindari oleh semua perusahaan

Erwin Urip, selaku Direktur Blue Power Technology mengaktakan bahwa kasus downtime merupakan masalah di mana hampir semua perusahaan menghindarinya, karena pasti akan menimbulkan kerugian bagi perusahaan-perusahaan besar maupun UMKM.

“Berlatar belakang hal tersebut, BPT sebagai perusahaan penyedia solusi infrastruktur dan TI memberikan solusi kepada perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan ketersediaan aplikasi dan data mereka sepanjang waktu bahkan ketika terjadi gangguan atau downtime melalui sistem backup dan replikasi, ujar Erwin.

Ia menjelaskan bahwa Veeam sangat mudah untuk diinstalasi dan digunakan oleh para pengguna baru sehingga pengguna tidak perlu mengeluarkan waktu dan tenaga untuk dapat menggunakan Veeam.

“Kemudahan pengaturan dan penerapan, serta efisiensi yang ditawarkan Veeam telah membantu para pengguna untuk mempercepat melakukan transformasi backup dan recovery sampai ke tingkat hypervisor,” tandasnya.

Baca juga: Platform Finmas Dapat Sertifikasi ISO 27001:2013

Sekilas tentang Blue Power Technology

PT. Blue Power Technology (BPT), anak perusahaan PT. Computrade Technology International (CTI Group), merupakan salah satu distributor infrastruktur teknologi informasi (TI) di Indonesia.

Dengan IBM sebagai produk andalannya, BPT juga ditunjuk sebagai value-added distributor oleh Extreme Networks, Imperva, Varonis, Lenovo, ESRI, dan Honeywell. (rls/bas)

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post