Monday 8 May 2015 / 22:03
  • -
KABAR

Berkat Pandemi Covid-19, Pria di Sydney Jadi Kenal Hampir Seratus Tetangganya

Foto: ABC Indonesia

Pandemi COVID-19 telah membawa perubahan dalam hidup seorang pria Australia. Dari sebelumnya sama sekali tidak mengenal tetangga, kini ia akrab dengan sekitar 90 orang tetangganya.

AUSTRALIA – KABARE.ID: Jack Begbie sebelumnya berpikir berkenalan dengan tetangga adalah hal yang aneh, meski ia tinggal di pinggiran kota di Sydney, yang biasanya warganya lebih ramah dibandingkan warga kota besar.

"Orang yang tidak dikenal itu menakutkan. Dulu saya berpikir, kenapa perlu berkenalan dengan orang-orang baru di kompleks rumah padahal saya sudah tinggal di sana selama tiga tahun," ungkapnya sambil bercanda.

"Maksudnya, sekilas, ide berkenalan itu kedengarannya aneh, walaupun sebenarnya adalah yang paling bijaksana".

Jack mengatakan ia biasanya berinteraksi dengan menyapa 'hai' atau menganggukan kepala ketika bertemu di jalan. Namun, semuanya berubah setelah pandemi menyerang.

Setelah beberapa lama, kelompok yang tadinya digunakan untuk memperhatikan kondisi satu sama lain, berubah menjadi sebuah forum untuk bersosialisasi secara akrab.

Keakraban tersebut terbangun melalui beberapa aktivitas bermain 'game', seperti salah satunya yang berjudul 'pub trivia quiz without the pub' atau kuis trivia di dalam pub yang tidak dimainkan di dalam pub. Dalam permainan online ini, setiap rumah terbagi dalam beberapa kelompok untuk menjawab pertanyaan.

"Kami tidak dapat melakukannya secara langsung di pub sekarang, jadi orang-orang melakukannya secara online," kata dia.

Selain interaksi yang bertambah, kelompok online tersebut juga menjadi sarana memberikan bantuan kepada sesama. Anggota kelompok tersebut juga membahas di mana dapat membeli hand sanitiser atau tisu toilet, yang beberapa bulan lalu sempat diborong habis karena 'panic buying di Australia'.

Jack mengatakan tidak pernah menyangka akan menjadi akrab dengan tetangganya di tahun 2020. "Ini adalah hal yang tidak pernah terpikirkan akan terjadi di tahun 2020. Namun, saya bersyukur karena ini adalah bagaikan sebuah kejutan," kata Jack. (*)

 

Sumber: ABC Indonesia

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post