Monday 8 May 2015 / 22:03
  • Hingga Jumat (3/4), 1.986 orang di Indonesia Positif Covid-19, 134 orang sembuh, dan 181 meninggal.
SENI BUDAYA

Belasan Mahasiswa Asing Pameran Bersama di ISI Yogyakarta

Para mahasiswa asing Darmasiswa di sela pameran karya seni mereka di ISI Yogyakarta, Senin (24/2/2020). ANTARA/Hery Sidik

Sejumlah mahasiswa asing yang tergabung dalam program Darmasiswa menggelar pameran bersama di ISI Yogyakarta. Karya-karya yang dipamerkan antara lain lukisan, patung, keramik dan batik.

JAKARTA – KABARE.ID: Belasan mahasiswa dari berbagai negara menggelar pameran bersama di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Karya-karya yang dipamerkan berupa lukisan, patung, keramik dan batik.

Kasubag Kerjasama ISI Yogyakarta, Heri Abi Burachman Hakim mengatakan, karya-karya tersebut berasal dari sebelas mahasiswa luar negeri yang menempuh studi program Darmasiswa di ISI Yogyakarta.

Darmasiswa adalah program beasiswa yang ditawarkan kepada semua siswa asing dari negara-negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia untuk belajar bahasa, seni, dan budaya. Program ini  dilaksanakan pada tanggal 24 - 27 Februari 2020.

"Mereka ada yang berasal dari Amerika, Jepang, Filipina, Serbia, Slovakia, dan Iran. Mereka menampilkan perpaduan antara seni yang mereka pelajari di negaranya dan kemudian apa yang mereka dapatkan di sini (ISI Yogyakarta, red.)," kata Heri, sebagaimana dikutip dari Antara.

Heri menjelaskan, pada pameran ini judul yang dipilih adalah “Tambah Satu”. Judul tersebut dipilih oleh peserta Darmasiswa karena mereka merasa ada pengalaman yang baru ketika berada di Indonesia. “Judul juga dimaknai mereka yang baru belajar satu semester di sini, yaitu belajar seni bahasa dan budaya di Indonesia," katanya.

Selain karya seni, di sela pameran juga ditampilkan tarian kolaborasi antara mahasiswa Indonesia dengan Ekuador. Mereka menari dengan iringan musik aransemen dari mahasiswa Argentina.

Heri berharap, para mahasiswa asing dapat benar-benar belajar seni dan budaya di Indonesia yang beragam. "Dan mereka di sini  juga memberikan sebuah iklim proses belajar yang menarik dengan mahasiswa lokal, sehingga kemudian bisa kolaborasi antara mahasiswa asing dan mahasiswa lokal," tandasnya. (*)

 

Sumber: Antaranews.com

Baskoro Dien

TIDAK ADA KOMENTAR

KOMENTAR

Popular Post